
JENAMA busana legendaris, Iwan Tirta Private Collection, kembali mengukuhkan eksistensinya di industri mode tanah air dengan meluncurkan koleksi terbaru bertajuk SMERTI. Koleksi ini hadir sebagai sebuah narasi visual yang menelusuri memori mendalam tentang interaksi manusia, alam, dan kekayaan kebudayaan.
Dipresentasikan melalui peragaan busana yang megah di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) pada Kamis (8/10), koleksi SMERTI menampilkan 50 rangkaian busana untuk pria dan wanita. Setiap tampilan tetap mempertahankan kekuatan motif batik yang telah menjadi identitas khas jenama tersebut, namun dengan sentuhan yang lebih segar.
CEO Iwan Tirta Private Collection, Widiyana Sudirman, menjelaskan bahwa SMERTI merupakan manifestasi dari cara mereka memandang memori sebagai elemen yang dinamis.
“Karya dan pemikiran Iwan Tirta memberikan pijakan bagi kami untuk terus mengeksplorasi kemungkinan batik dalam konteks hari ini. Bukan untuk mengulang masa lalu, melainkan untuk meneruskan semangat penciptaannya dalam bentuk yang baru,” ungkap Widiyana dalam keterangan resminya.
Eksplorasi Material dan Siluet Kontemporer
Dalam peragaan kali ini, Iwan Tirta melakukan eksperimen material yang menarik. Selain menggunakan bahan katun sepenuhnya, koleksi ini juga mengadopsi material ramah lingkungan seperti tencel. Untuk memberikan kesan modern dan tekstur yang beragam, batik-batik tersebut dipadukan dengan busana pendamping berbahan sutra dan denim.
Secara desain, SMERTI menonjolkan motif-motif berani yang terinspirasi dari flora dan fauna, serta pengembangan dari motif klasik sang maestro, Iwan Tirta. Perpaduan siluet ini menghasilkan interpretasi kontemporer yang memungkinkan batik dinikmati dalam berbagai bentuk busana modern.
| Aspek Koleksi | Detail Informasi |
|---|---|
| Nama Koleksi | SMERTI |
| Jumlah Tampilan | 50 Busana (Pria & Wanita) |
| Lokasi Peragaan | Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) |
| Material Utama | Katun, Tencel, Sutra, dan Denim |
| Palet Warna | Hijau Pekat, Merah, Biru, dan Cokelat |
| Karakter Motif | Flora, Fauna, dan Pengembangan Motif Klasik Iwan Tirta |
Warna-warna yang dihadirkan dalam koleksi ini cenderung kontras dan tegas, mulai dari hijau pekat, merah, biru, hingga nuansa cokelat yang hangat. Pilihan warna ini memperkuat kesan berani pada setiap helai kain yang ditampilkan.
Melalui SMERTI, Iwan Tirta Private Collection tidak sekadar merilis produk busana, tetapi juga membuka ruang dialog agar batik terus relevan dan dapat dikenakan dengan cara-cara baru. Koleksi ini menjadi pengingat bahwa warisan budaya tidak berhenti di masa lalu, melainkan tetap hidup selama terus bergerak, ditafsirkan ulang, dan diberi ruang untuk menemukan bentuk-bentuk baru di masa depan. (Ant/Z-1)
