
MASALAH overthinking atau berpikir secara berlebihan sering kali dianggap sebagai hal yang lumrah. Namun, individu disarankan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga profesional jika kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Psikolog klinis dewasa, Miki Amrilya Wardati, S.Psi., M.Psi., menekankan bahwa batasan seseorang memerlukan bantuan adalah ketika pikiran berlebihan tersebut sudah mencapai tahap yang tidak wajar atau sesuai dengan istilahnya, yakni over.
“Perlu dikonsultasikan kalau misalkan ternyata overthinking itu sudah over-nya itu betul sesuai kata over dan memang mengganggu keberfungsian hidup sehari-hari,” ujar Miki dalam sebuah acara temu media di Jakarta, Kamis (8/10).
Bukan Gangguan, Melainkan Gejala
Miki menjelaskan bahwa pada dasarnya, mengkhawatirkan sesuatu adalah hal yang wajar. Overthinking sendiri bukanlah sebuah diagnosa gangguan kesehatan mental yang berdiri sendiri, melainkan sebuah gejala yang muncul ke permukaan.
Menurutnya, bantuan profesional diperlukan untuk mengidentifikasi apakah gejala berpikir berlebihan ini disertai dengan indikasi klinis lainnya. Melalui konsultasi, tenaga profesional dapat menarik diagnosa yang tepat, apakah kondisi tersebut mengarah pada gangguan tertentu seperti depresi atau bipolar.
Berikut adalah beberapa tanda peringatan yang perlu diperhatikan ketika seseorang mengalami overthinking:
| Kategori Gejala | Indikasi yang Muncul |
|---|---|
| Kognitif | Sulit berkonsentrasi dalam pekerjaan atau studi. |
| Emosional | Muncul rasa takut yang berlebihan untuk melakukan sesuatu. |
| Fisik & Istirahat | Susah tidur (insomnia) dan rasa tidak nyaman saat beraktivitas. |
| Fungsional | Terganggunya keberfungsian hidup dan rutinitas sehari-hari. |
Pentingnya Mengenali Sinyal Tubuh
Psikolog yang tergabung dalam Ikatan Psikolog Indonesia (IPI) ini juga mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi diri sendiri. Kemampuan mengenali perubahan dalam diri adalah kunci utama untuk mendeteksi adanya masalah kesehatan mental sejak dini.
“Kita harus kenal sinyal tubuh kita, tapi kita juga harus mengkonsultasikan supaya tegak diagnosanya,” tambah Mitra Psikolog Halodoc tersebut.
Ia menutup dengan pesan bahwa jika seseorang merasakan adanya perubahan yang tidak biasa dan mulai merasa terbebani, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional agar mendapatkan penanganan yang tepat dan akurat. (Ant/Z-1)
