
PERDANA Menteri Australia Anthony Albanese mengungkapkan detail baru terkait insiden yang menimpa Helen Haines, anggota DPR independen untuk wilayah Indi. Albanese secara tegas menyebut peristiwa yang dialami Haines di luar kantor konstituennya di Wangaratta, Victoria, sebagai sebuah “tindakan yang disengaja”.
Dalam wawancaranya di stasiun radio lokal, Albanese menjelaskan kronologi singkat berdasarkan informasi awal, di mana terduga pelaku terlihat melintas sebelum memutar balik kendaraannya untuk menabrak Haines.
“Jelas ini adalah tindakan yang disengaja,” ujar Albanese kepada ABC News. Ia menekankan peristiwa tersebut bukanlah sebuah “kecelakaan”.
Mengenai motif di balik peristiwa tersebut, Albanese menyatakan belum ada kepastian dan meminta publik untuk tidak berspekulasi selagi kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.
“Sebabnya belum jelas, dan kita tidak boleh berspekulasi pada tahap ini sementara polisi melanjutkan penyelidikan mereka,” tuturnya.
Pihak kepolisian telah mengamankan seorang pria berusia 43 tahun yang mengemudikan mobil tersebut. Hingga saat ini, terduga pelaku masih berada dalam penanganan pihak kepolisian.
Akibat insiden tersebut, Haines mengalami kondisi kritis dan harus menjalani tindakan operasi. Pejabat rumah sakit mengonfirmasi bahwa Haines telah dievakuasi menggunakan helikopter dari Wangaratta menuju The Alfred Hospital di Melbourne.
Juru bicara The Alfred Hospital menyampaikan kepada BBC bahwa Haines masih berada dalam kondisi kritis. Pihak rumah sakit juga menambahkan bahwa tidak akan ada pembaruan informasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatannya hingga akhir hari ini.
Kabar mengenai insiden ini memicu keprihatinan mendalam dari komunitas lokal. Walikota Rural City of Wangaratta, Irene Grant, menggambarkan Haines sebagai sosok yang sangat dihargai oleh masyarakat setempat.
Melalui pernyataan resmi atas nama pemerintah daerah, Grant menyampaikan simpati serta dukungan moral bagi keluarga dan tim Haines.
“Pikiran kami bersama Helen Haines, suaminya Phil beserta keluarga mereka, tim Helen, dan semua orang yang terdampak oleh insiden hari ini,” kata Grant.
Saat berbicara kepada ABC Radio Melbourne, Grant membagikan kesan pribadinya terhadap sosok Haines yang pernah berprofesi sebagai perawat di rumah sakit setempat sebelum terjun ke panggung politik.
“Ayah saya pernah menjalani operasi di rumah sakit saat Helen menjadi perawat di sana, dan kebaikannya serta caranya menangani ayah saya, yang bukan orang yang mudah dihadapi, sangat luar biasa,” kenang Grant.
“Dia adalah seseorang yang sangat fokus pada komunitas lokal, dan saya sangat terpukul dengan apa yang saya dengar,” tambahnya. (BBC/Z-2)
