
PELATIH interim Persijap Jepara, Antonio Claudio, menegaskan ambisi timnya untuk segera memutus tren negatif saat menghadapi Dewa United pada pekan keenam Super League. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Internasional Banten, Serang, pada Selasa (20/10) malam.
Sosok yang akrab disapa Toyo tersebut mengakui bahwa Laskar Kalinyamat saat ini berada dalam situasi yang sangat mendesak untuk meraih angka. Persijap masih tertahan di posisi juru kunci klasemen sementara setelah gagal mengamankan satu poin pun dari lima pertandingan pembuka musim ini.
“Kami sangat membutuhkan poin. Kami akan berjuang untuk mendapatkan poin itu,” ujar Toyo sebagaimana dikutip dari keterangan resmi kompetisi, Selasa (20/10).
Tantangan Jadwal Padat dan Pemulihan
Menghadapi Dewa United, Toyo menyadari bahwa tim lawan memiliki keuntungan dari sisi kebugaran. Dewa United tercatat memiliki waktu istirahat yang lebih panjang dibandingkan Persijap yang baru saja melakoni laga kontra Isenmulang FC.
Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut mengungkapkan bahwa jadwal padat menjadi tantangan utama bagi skuadnya. Setelah laga terakhir, para pemain praktis hanya memiliki waktu satu hari untuk pemulihan (recovery) sebelum kembali melakukan persiapan taktis.
“Seperti semua ketahui, memang jadwal padat. Setelah laga lawan Isenmulang FC, kami ada waktu sehari untuk recovery, lalu kami persiapan. Memang tidak ada banyak waktu, tapi kita maksimalkan waktu yang ada. Semua pemain siap memberikan yang terbaik untuk laga besok,” tegasnya.
Misi Keluar dari Dasar Klasemen
Kondisi Persijap Jepara saat ini memang jauh dari ideal. Kekalahan beruntun dalam lima laga awal saat melawan Madura United, Borneo FC, Persib Bandung, Bali United, dan Isenmulang FC telah berdampak besar pada stabilitas tim.
Rentetan hasil buruk tersebut bahkan memakan korban di kursi kepelatihan. Sebelum Antonio Claudio ditunjuk sebagai pelatih interim, dua pelatih kepala yakni Juan Cortes dan Mario Lemos telah lebih dulu kehilangan posisi mereka akibat performa tim yang tak kunjung membaik.
- Kalah vs Madura United
- Kalah vs Borneo FC
- Kalah vs Persib Bandung
- Kalah vs Bali United
- Kalah vs Isenmulang FC
Meski tidak diunggulkan secara statistik dan kebugaran, Toyo enggan menjadikan hal tersebut sebagai alasan. Ia memastikan seluruh pemain memahami pentingnya laga kontra Dewa United sebagai momentum untuk bangkit dan mulai merangkak naik dari zona merah klasemen Super League. (Ant/Z-1)
