Aksi Begal Berjaket Ojol Tembak Warga di Kalideres Terbongkar, Pelaku Diringkus di Lampung
Ilustrasi(Antara)

TIM Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk dua pelaku pencurian sepeda motor bersenjata api yang kerap beraksi di wilayah Jakarta Barat. Kedua pelaku yang berinisial FE dan BU tersebut ditembak pada kedua kakinya saat melarikan diri di kebun singkong kawasan Jabung, Lampung Timur.

Tindakan tegas diambil lantaran kedua tersangka memberikan perlawanan dan mengacungkan senjata api saat akan ditangkap.

“Pada saat melakukan penangkapan, mereka mencoba melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, anggota melakukan tindakan tegas dan terukur,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (13/10).

Nasriadi mengungkapkan bahwa kedua tersangka sengaja datang jauh-jauh dari Lampung ke Jakarta khusus untuk mengincar sepeda motor warga.

Dalam catatan kepolisian, komplotan ini telah beraksi sebanyak 14 kali di Jakarta Barat dan belasan kali di wilayah Jakarta lainnya.

“Sudah (beraksi) 14 kali di wilayah Jakarta Barat dan belasan kali di wilayah Jakarta yang lain. Modusnya sama, mereka pakai jaket ojol, terus todong senjata api ke warga yang melawan, bahkan tak ragu untuk menembak. Untungnya sejauh ini belum ada korban,” ujar Nasriadi.

Salah satu aksinya dilakukan di Gang Waru, Kalideres, pada Kamis (1/10). Sebelum beraksi di Gang Waru, pada hari yang sama kedua pelaku juga sempat menggasak sepeda motor lain di depan kawasan Daan Mogot Mall.

Aksi di Gang Waru sempat terekam kamera CCTV hingga viral di media sosial. Berdasarkan rekaman video, kedua pelaku datang berboncengan dengan sepeda motor. Salah satu pelaku mengenakan jaket ojek online (ojol) untuk mengelabui warga dan membaur dengan lingkungan.

Setelah memantau situasi, pelaku yang dibonceng dan mengenakan jaket hitam merusak kunci setang motor korban menggunakan kunci leter T hanya dalam hitungan detik.

Akan tetapi, pemilik motor menyadari aksi tersebut dan langsung meneriaki pelaku. Teriakan korban memancing tanggapan warga sekitar yang langsung berusaha mengejar. Karena panik terkepung, pelaku meletuskan tembakan ke arah warga hingga berhasil meloloskan diri. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan satu pucuk senjata api rakitan beserta belasan butir peluru tajam kaliber 9×19 mm. Polisi kini tengah mendalami asal-usul amunisi tersebut.

“Senjata api rakitan masih kita dalami. Kita juga masih mendalami dari mana mereka mendapatkan peluru tajam tersebut, karena peluru itu merupakan peluru yang dimiliki aparat penegak hukum yang sah,” ujar Nasriadi.

Saat ini, kepolisian masih terus melakukan pengembangan kasus untuk memburu anggota komplotan lainnya serta penadah barang hasil curian.

“Masih kita dalami terus,” pungkas Nasriadi. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *