30 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Terdampak Kabut Asap
Pesawat sedang parkir Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan.(Antara)

OPERASIONAL di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, mengalami gangguan signifikan akibat kabut asap pada Kamis (8/10). Sebanyak 30 penerbangan dilaporkan terdampak karena jarak pandang (visibility) berada di bawah standar minimal keselamatan penerbangan.

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, mengonfirmasi bahwa penyesuaian jadwal dan operasional dilakukan demi menjamin keselamatan penumpang serta kru pesawat. Hingga pukul 15.00 WIB, tercatat 17 penerbangan keberangkatan mengalami penundaan dan 13 penerbangan kedatangan terdampak.

“Penundaan keberangkatan yang disebabkan oleh terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” ujar Syaugi dalam keterangannya di Palembang.

Daftar Penerbangan Terdampak

Berdasarkan data operasional bandara, berikut adalah rincian penerbangan yang mengalami gangguan:






Jenis Operasional Jumlah Maskapai & Rute (Contoh)
Keberangkatan 17 Penerbangan IU921 (Jakarta), IU302 (Pangkalpinang), GA101 (Jakarta), IU964 (Medan), AK461 (Kuala Lumpur), IU935 (Yogyakarta).
Kedatangan 13 Penerbangan IU933 (Yogyakarta), GA102 (Jakarta), GA955 (Jeddah), AK462 (Kuala Lumpur), IU965 (Medan).

Pengalihan dan Return to Base (RTB)

Kondisi jarak pandang yang buruk memaksa sejumlah pesawat yang menuju Palembang untuk melakukan prosedur darurat operasional. Beberapa penerbangan kedatangan harus dialihkan (divert) ke bandara lain atau kembali ke bandara asal (Return to Base/RTB).

Catatan Operasional Kedatangan:

  • Dialihkan (Divert): Indonesia AirAsia IU933 (Yogyakarta), QG980 (Jakarta), dan GA955 (Jeddah).
  • Return to Base (RTB): Garuda Indonesia GA102 (Jakarta), Citilink QG9962 (Jakarta), Indonesia AirAsia IU922 (Jakarta), dan AirAsia AK462 (Kuala Lumpur).

Pihak otoritas bandara menegaskan terus memantau perkembangan cuaca dan jarak pandang secara berkala. Operasional akan kembali dinormalkan segera setelah kondisi memenuhi standar keselamatan penerbangan untuk aktivitas lepas landas maupun pendaratan. (Ant/I-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *