
MANTAN gelandang Manchester City, Rodri, memberikan pembelaan terbuka terhadap mantan klubnya terkait tuduhan pelanggaran aturan finansial yang sedang membelit klub Liga Primer Inggris tersebut. Pemain berusia 30 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tetap memercayai integritas klub selama belum ada bukti sah yang menyatakan sebaliknya.
Manchester City sebelumnya dinyatakan bersalah atas mayoritas dari 115 aturan finansial yang dituduhkan oleh Liga Primer Inggris. Meski demikian, pihak klub telah menyatakan kesiapan untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Kepercayaan Berdasarkan Pengalaman Masa Lalu
Berbicara dalam konferensi pers menjelang pertandingan UEFA Nations League antara timnas Spanyol melawan timnas Inggris di Stadion Wembley, Rodri, yang kini telah berseragam Barcelona sejak Agustus lalu, menyatakan dukungannya terhadap sikap City.
“Mereka selalu menyatakan keyakinan bahwa mereka tidak pernah melakukan kesalahan, dan kami memercayai hal itu,” ujar Rodri. “Hingga saat mereka terbukti bersalah, kami akan tetap percaya pada klub. Mereka selalu menunjukkan kepercayaan diri atas ketidakbersalahan mereka kepada kami.”
Rodri merujuk pada kasus tahun 2020 sebagai alasan kuat mengapa para pemain tetap tenang. Saat itu, City sempat dijatuhi hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua tahun oleh UEFA, namun kemudian dibebaskan dari tuduhan Financial Fair Play oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
“Kami memiliki contoh tahun 2020 di mana prosesnya serupa dan pada akhirnya tidak terjadi apa-apa,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa meski tuduhannya berbeda, proses hukum yang dihadapi memiliki kemiripan, di mana pada instansi pertama klub dinyatakan bersalah namun akhirnya dibebaskan.
Gelar Juara yang Tak Tergantikan
Selama periode yang dicakup dalam kasus Liga Primer ini, Manchester City berhasil meraih delapan trofi bergengsi, termasuk tiga gelar liga, tiga Piala Liga, satu Community Shield, dan satu Piala FA. Menanggapi spekulasi mengenai kemungkinan pencabutan gelar sebagai bagian dari hukuman, Rodri memberikan jawaban tegas.
“Apa yang telah kami lakukan, mereka tidak bisa mengambilnya dari kami,” tegas Rodri.
Menurutnya, pencapaian di lapangan bukan sesuatu yang bisa dibayar dengan uang, melainkan hasil dari kerja keras dan perjuangan kolektif setiap hari.
Rodri menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa seluruh kesuksesan yang diraih City adalah layak.
“Saya bisa katakan bahwa semuanya layak didapatkan, dan saya senang bisa menjalani salah satu era terbaik sepak bola Inggris di sana,” pungkasnya. (bbc/Z-1)
