Kasus Influenza di Depok Melonjak hingga 90 Persen, Anak dan Lansia Paling Banyak Terinfeksi
Ilustrasi(Dok AFP)

KASUS influenza tengah mengalami tren peningkatan di Kota Depok, Jawa Barat. Merujuk pada data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok hingga 25 September 2026, tercatat proporsi positif influenza pada pemeriksaan laboratorium mencapai 90% dalam empat minggu terakhir, yakni meningkat dari 140 kasus menjadi 266 kasus.

Merespons hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, Devi Mayori, mengatakan peningkatan kasus tersebut menjadi atensi pihaknya untuk terus memperkuat kewaspadaan.

Devi mengimbau masyarakat tidak perlu menanggapi kondisi tersebut secara berlebihan. 

“Tidak perlu ditanggapi berlebihan, meskipun tetap saja perlu disiapkan mitigasi risikonya,” jelas Devi, Jumat (25/9).

Ia menerangkan bahwa influenza umumnya disebabkan oleh virus influenza tipe A dan B. Adapun gejala yang muncul biasanya antara lain adalah demam atau disertai rasa menggigil, batuk, sakit tenggorokan, hidung berair atau tersumbat, nyeri otot atau seluruh tubuh, sakit kepala, serta rasa lelah.

Tak lupa, Devi juga mengingatkan agar masyarakat lebih memperhatikan kondisi kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat influenza. Kelompok tersebut adalah lansia berusia di atas 65 tahun, anak-anak di bawah lima tahun, orang dengan penyakit kronis, serta mereka yang mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh.

“Kelompok masyarakat yang rentan adalah lansia di atas 65 tahun, anak-anak di bawah 5 tahun, orang dengan penyakit kronis, dan orang yang mengalami penurunan tingkat kekebalan lainnya,” tuturnya.

Untuk mencegah atau mengurangi risiko penularan, Devi mendorong masyarakat untuk menerapkan sejumlah langkah pencegahan sederhana. 

“Menjaga pola hidup sehat perlu dibarengi dengan penerapan etika batuk dan bersin, mencuci tangan secara rutin, serta menghindari kontak erat dengan orang yang sedang mengalami influenza,” ucapnya.

Ia menambahkan, penggunaan masker juga disarankan khususnya ketika seseorang sedang sakit, agar risiko penularan kepada orang lain dapat dikurangi. 

Selain itu, vaksinasi influenza dapat diberikan, terutama kepada kelompok masyarakat yang rentan mengalami komplikasi. Ia menghimbau warga menerapkan sejumlah langkah pencegahan untuk menghindari agar tidak tertular virus Influenza ini.

“Terapkan gaya hidup sehat, etiket batuk atau bersin, sering mencuci tangan, hindari kontak erat dengan orang yang sedang flu, gunakan masker jika sakit, dan vaksinasi influenza untuk kelompok rentan, ” tutupnya. (KG/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *