
Basarnas mengonfirmasi bahwa dua jasad yang ditemukan di perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, merupakan korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. Kepastian ini didapat setelah petugas menemukan kedua korban mengenakan pelampung keselamatan (life jacket) yang bertuliskan identitas kapal tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, selaku SAR Mission Coordinator, menjelaskan bahwa kedua jasad ditemukan pada Minggu (20/9) sore, masing-masing pukul 17.26 dan 17.29 Wita. Lokasi penemuan berada di dekat titik ditemukannya lima life raft sebelumnya.
“Kalau dari life jacket yang digunakan, kita pastikan bahwa itu memang penumpang dari KM Virgo Transport 8,” ujar Putu dalam konferensi pers operasi SAR hari kesembilan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Senin (21/9) malam.
Berdasarkan data koordinat, korban pertama ditemukan pada posisi 03°26’0.36” S 112°02’13.62” E, sementara korban kedua berada pada koordinat 03°31’14.1” S 111°55’52.98” E. Meski identitas kapal sudah terkonfirmasi, jenis kelamin dan identitas personal kedua korban belum diketahui karena kondisi jenazah yang sudah sulit dikenali secara fisik.
Proses Evakuasi dan Identifikasi
Saat ini, kedua jasad dalam proses evakuasi dari Seruyan menuju Pos TNI AL Kuala Pembuang untuk selanjutnya dibawa ke Palangka Raya. Jenazah diperkirakan tiba di RS Bhayangkara Banjarmasin pada Selasa (22/9) sekitar pukul 05.00 Wita guna menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI.
Dalam teknis evakuasinya, korban pertama dibawa menggunakan ambulans Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, sedangkan korban kedua dievakuasi menggunakan Kapal RBB Palangka Raya.
Temuan di Bangkai Kapal
Selain dua jasad di perairan Seruyan, tim SAR juga melaporkan perkembangan signifikan dari pencarian bawah laut. Pada Senin (21/9), penyelam Basarnas Special Group (BSG) menemukan tiga jasad tambahan di dalam bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di dasar Laut Jawa.
Ketiga jasad tersebut ditemukan pada waktu yang berbeda, yakni pukul 09.04 Wita, 09.13 Wita, dan 14.24 Wita. Dengan demikian, total terdapat lima jasad yang ditemukan dalam rangkaian operasi pencarian sejak Minggu hingga Senin.
Data Terbaru Korban
Hingga Senin pukul 22.00 Wita, Basarnas mencatat total korban yang telah ditemukan mencapai 123 orang dari total 243 orang yang terdaftar dalam manifes kapal. Rinciannya adalah sebagai berikut:
| Status Korban | Jumlah |
|---|---|
| Selamat | 108 orang |
| Meninggal Dunia | 15 orang |
| Dalam Pencarian | 120 orang |
Operasi SAR masih terus dilanjutkan untuk mencari 120 korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan. (Ant/E-3)
