Masalah Pengereman Paksa Marc Marquez Finis Kelima di MotoGP Austria
Pembalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, berlaga dalam sesi kualifikasi MotoGP Aragon Grand Prix di Sirkuit Motorland di Alcaniz, Spanyol timur laut, pada 29 Agustus 2026.(AFP)

PEMBALAP Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengungkapkan kekecewaannya setelah mengalami kendala teknis serius pada balapan MotoGP Austria di Red Bull Ring, Minggu (20/9). Masalah pada sistem pengereman menjadi faktor utama yang menghambat performa pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut sepanjang balapan.

Marquez menjelaskan bahwa masalah tersebut membuatnya kehilangan cengkeraman (grip) yang signifikan, terutama saat memasuki posisi menikung. Hal ini sangat krusial mengingat karakteristik lintasan Red Bull Ring yang menuntut stabilitas pengereman yang kuat.

Kendala Sejak Lap Pertama

Meski mengawali balapan dari starting grid urutan pertama, Marquez tidak mampu mempertahankan keunggulannya. Ia mengaku sudah merasakan ada yang tidak beres dengan motornya sesaat setelah balapan dimulai.

“Kami cukup kesulitan pada pekan lalu. Kami mencoba untuk bisa tampil lebih cepat di balapan, tapi semenjak lap pertama, saya mempunyai isu mengenai pengereman yang membuat semuanya terasa begitu menyulitkan dan menyusahkan saya untuk tampil konsisten,” ujar Marc Marquez sebagaimana dikutip dari laman resmi Ducati Lenovo, Senin (21/9).

Akibat kendala tersebut, pembalap asal Spanyol ini harus berjuang keras mempertahankan posisinya. Ia akhirnya harus puas finis di urutan kelima setelah kesulitan mengejar rombongan depan yang diisi oleh Pedro Acosta, Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura.

Kehilangan Puncak Klasemen

Hasil di Austria ini memberikan dampak signifikan pada posisi Marquez di tabel klasemen sementara. Kegagalannya meraih podium membuat posisinya di puncak klasemen dikudeta oleh rival senegaranya, Jorge Martin.

Jorge Martin, yang dijuluki Martinator, berhasil finis di posisi kedua pada balapan tersebut. Tambahan poin penting ini membawa Martin ke puncak klasemen dengan koleksi 306 poin, unggul 12 poin atas Marc Marquez yang kini harus turun ke peringkat kedua.

Walau gagal meraih hasil maksimal, juara dunia tujuh kali itu tetap mencoba mengambil sisi positif dari balapan yang sulit tersebut. Ia menegaskan timnya akan segera melakukan evaluasi sebelum seri berikutnya berlangsung.

“Pada akhirnya kami mengamankan posisi kelima dan saya senang. Kami harus belajar dari kesalahan kali ini dan terus bersiap untuk menatap balapan di Motegi,” pungkas pembalap dengan nomor motor 93 tersebut.

Kini, fokus Marquez dan tim Ducati Lenovo beralih sepenuhnya ke MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi. Mereka diharapkan mampu menyelesaikan masalah teknis pengereman agar dapat kembali bersaing memperebutkan kemenangan dan merebut kembali takhta klasemen dari tangan Jorge Martin.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *