50 Hotel Terbaik Dunia 2026: Desa Potato Head dan Nihi Sumba Masuk Daftar
Hotel terbaik dunia 2026.(Dok. Desa Potato Head )

DUA hotel asal Indonesia berhasil menembus daftar bergengsi The 50 Best Hotels 2026 yang diumumkan dalam acara penghargaan di Paris, Prancis, pada 15 September 2026. Kedua properti tersebut adalah Desa Potato Head di Bali yang menempati peringkat ke-21 dan Nihi Sumba di Nusa Tenggara Timur (NTT) di posisi ke-35.

Desa Potato Head menjadi wakil Indonesia dengan posisi tertinggi tahun ini. Properti yang berlokasi di Seminyak, Bali, ini dinilai unggul karena berhasil memadukan konsep penginapan dengan beach club, ruang budaya, seni, kuliner, serta komitmen kuat pada program keberlanjutan. Pencapaian ini mengukuhkan posisinya sebagai destinasi gaya hidup global.

Sementara itu, Nihi Sumba kembali mempertahankan posisinya di jajaran elit dunia dengan menempati peringkat ke-35. Resor eksklusif di pesisir barat Pulau Sumba ini menawarkan 27 vila di lahan seluas 567 hektare. Nihi Sumba dikenal luas melalui pengalaman autentik yang menggabungkan keindahan alam, budaya lokal, serta aktivitas ikonik seperti berkuda di tepi pantai dan selancar.

Selain dua hotel di daftar utama, Indonesia juga mencatatkan Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve di Ubud, Bali, pada peringkat ke-61 dalam daftar lanjutan (posisi 51-100). Meski belum masuk 50 besar, kehadiran Mandapa memperkuat dominasi Bali di kancah perhotelan internasional.

Secara global, Rosewood Hong Kong kembali dinobatkan sebagai hotel terbaik di dunia (The World’s Best Hotel 2026) sekaligus hotel terbaik di Asia. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh hotel asal Thailand, yakni Capella Bangkok dan Four Seasons Bangkok at Chao Phraya River.

Berikut adalah daftar lengkap 50 Hotel Terbaik Dunia berdasarkan data terbaru:

50 Hotel Terbaik Dunia






















































No Hotel Lokasi
1 Rosewood Hong Kong Hong Kong
2 Capella Bangkok Thailand
3 Four Seasons Bangkok at Chao Phraya River Thailand
4 Atlantis The Royal Dubai, UEA
5 Passalacqua Lake Como, Italia
6 Rosewood São Paulo Brasil
7 Mandarin Oriental Qianmen Beijing, China
8 The Upper House Hong Kong
9 Chablé Yucatán Meksiko
10 Mandarin Oriental Bangkok Thailand
11 Aman Tokyo Jepang
12 Four Seasons Firenze Italia
13 Claridge’s Inggris
14 Hôtel de Crillon Prancis
15 Jumeirah Marsa Al Arab Dubai, UEA
16 Capella Sydney Australia
17 Raffles Singapore Singapura
18 Casa Maria Luigia Italia
19 Hotel The Mitsui Kyoto Jepang
20 Cheval Blanc Paris Prancis
21 Desa Potato Head Bali, Indonesia
22 Bulgari Tokyo Jepang
23 The Lana Dubai, UEA
24 Rosewood Vienna Austria
25 The Calile Australia
26 Siam Kempinski Hotel Bangkok Thailand
27 Park Hyatt Kyoto Jepang
28 Mount Nelson Afrika Selatan
29 Nihi Sumba Sumba, Indonesia
30 The Connaught Inggris
31 Duoro Valley House Portugal
32 Gleneagles Skotlandia
33 Capella Singapore Singapura
34 Four Seasons Madrid Spanyol
35 Belmond Hotel Caruso Italia
36 Eden Rock St. Barths
37 Aman New York AS
38 Royal Mansour Maroko
39 Badrutt’s Palace Swiss
40 Le Bristol Paris Prancis
41 La Mamounia Maroko
42 The Maybourne Riviera Prancis
43 Sir Joan Spanyol
44 Palazzo Avino Italia
45 Six Senses Zighy Bay Oman
46 The Mark AS
47 Hotel du Cap-Eden-Roc Prancis
48 Hotel Cipriani Italia
49 Adare Manor Irlandia
50 The Ritz-London Inggris

Pemeringkatan ini ditentukan oleh suara lebih dari 800 pakar industri hotel dan perjalanan dari 13 wilayah di seluruh dunia. Setiap anggota akademi memberikan tujuh suara berdasarkan pengalaman menginap mereka dalam periode pemungutan suara tertentu, dengan proses yang diawasi secara independen oleh Deloitte.

Dominasi Asia dalam industri perhotelan terlihat jelas dengan total 18 hotel yang masuk dalam daftar 50 besar tahun ini. Masuknya Desa Potato Head dan Nihi Sumba diharapkan terus meningkatkan daya tarik pariwisata Indonesia di mata wisatawan mancanegara. (The 50/Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *