Roma vs Inter Milan: Duel Sengit Rekor Sempurna di Stadio Olimpico
Ilustrasi(MI/AI)

LAGA panas bakal tersaji di Stadio Olimpico pada Sabtu malam saat dua tim teratas Serie A, Roma dan Inter Milan, saling bentrok demi mempertahankan rekor sempurna di awal musim. Kedua tim sama-sama menyapu bersih empat pertandingan pembuka dengan kemenangan dan mencatatkan rata-rata tiga gol per pertandingan.

Meski rekor impresif Roma sempat tertahan imbang oleh Fenerbahce di ajang Liga Champions, skuad asuhan Gian Piero Gasperini langsung bangkit di kompetisi domestik. Giallorossi sukses menundukkan Torino dengan skor 2-0 pada awal pekan ini melalui gol penyerang tersubur Serie A, Donyell Malen, serta gol penutup dari Nicolo Pisilli.

Hasil tersebut menggenapkan pencapaian luar biasa Roma yang telah mengoleksi 12 gol dan hanya kebobolan satu kali dalam empat laga Serie A. Jika ditarik hingga akhir musim lalu, Roma kini memegang rekor sembilan kemenangan beruntun di liga domestik. Ketajaman duet Donyell Malen dan Paulo Dybala di lini depan pun mulai memunculkan spekulasi bahwa Roma siap bersaing memperebutkan gelar Scudetto.

Namun, tantangan besar telah menanti Gasperini saat berhadapan dengan mantan klub yang pernah dilatihnya secara singkat tersebut. Roma dihantui rekor buruk melawan Inter Milan; mereka dibantai 2-5 pada pertemuan terakhir di Milan dan belum pernah menang atas Nerazzurri di Stadio Olimpico pada ajang Serie A sejak Oktober 2016. Bahkan, Inter memenangi seluruh lima kunjungan terakhir mereka ke ibu kota dengan agregat gol mencolok 11-2.

Di sisi lain, juara bertahan Inter Milan tampil tak kalah impresif di liga. Tim asuhan Cristian Chivu ini membuktikan mentalitas pantang menyerah usai menang dramatis 5-3 atas Udinese. Sempat tertinggal dua gol dalam 20 menit pertama, Inter mampu menyamakan kedudukan sebelum jeda dan mengamankan kemenangan berkat aksi deretan penyerangnya di babak kedua.

Secara keseluruhan, Inter membawa rekor tandang dan performa luar biasa di kompetisi domestik dengan mengemas 23 kemenangan dan hanya menelan satu kekalahan dari 30 pertandingan terakhir mereka di Serie A.

Kondisi Skuad dan Berita Tim

Dari kubu Roma, pelatih Gian Piero Gasperini mendapat angin segar dengan kembalinya dua pilar utama, Wesley dan Evan Ndicka, yang sudah berlatih kembali. Manu Kone juga diperkirakan siap tampil setelah bermain sebagai pemain pengganti di laga sebelumnya. Namun, kondisi Mario Hermoso masih diragukan usai mengalami terkilir pergelangan kaki.

Di lini serang, Donyell Malen dipastikan menjadi tumpuan utama dengan dukungan dari Paulo Dybala, Matias Soule, atau Rodrigo Mora. Malen tampil luar biasa sejak awal tahun dengan mengemas 20 gol dalam 22 penampilan di Serie A.

Sementara itu di kubu Inter, Cristian Chivu kehilangan dua pemain berpengalamannya. Hakan Calhanoglu masih absen akibat cedera otot adduktor, sedangkan John Stones terancam absen hingga satu bulan akibat cedera paha.

Kendati Lautaro Martinez absen mencetak gol di laga terakhir, lini depan Inter tetap sangat berbahaya berkat ketajaman Marcus Thuram. Thuram tercatat terlibat dalam 12 gol pada sembilan laga terakhirnya di Serie A, serta mencetak tiga gol dan dua asis dalam empat pertemuannya melawan Roma.

Perkiraan Susunan Pemain

Roma (3-4-2-1):

  • Svilar; Mancini, Balerdi, Ndicka; Molina, Kone, Cristante, Wesley; Soule, Dybala; Malen.
  • Pelatih: Gian Piero Gasperini.

Inter Milan (3-5-2):

  • J. Martinez; Bisseck, Akanji, Bastoni; Diouf, Barella, Zielinski, Jones, Dimarco; Thuram, L. Martinez.
  • Pelatih: Cristian Chivu.

Prediksi Skor: Roma 1-2 Inter Milan

(Sportsmole/Playmaker/OneFootball/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *