
PETENIS nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, memastikan langkah ke babak 16 besar Wimbledon 2025 setelah mengandaskan perlawanan sengit Jelena Ostapenko. Bertanding di All England Club, London, pada Sabtu (4/7) WIB, unggulan pertama tersebut menang dua set langsung 6-4 dan 6-4 dalam durasi 1 jam 32 menit.
Sabalenka tampil solid sejak awal laga, meski sempat mendapatkan tekanan serius pada akhir set kedua. Setelah unggul jauh 4-1, Ostapenko mulai mengejar dan memangkas ketertinggalan. Namun, ketenangan mental menjadi kunci bagi Sabalenka untuk menutup pertandingan tanpa harus memainkan set penentuan.
“Menurut saya, dalam pertandingan seperti ini ada beberapa momen kunci. Saya merasa semuanya bergantung pada mentalitas,” ujar Sabalenka sebagaimana dikutip dari WTA. Ia mengaku sangat puas dengan kekuatan mental dan fokus yang ia tunjukkan sepanjang laga.
Dominasi Statistik dan Efisiensi Permainan
Meskipun Ostapenko dikenal sebagai salah satu petenis dengan pukulan terkeras dan mencatatkan winner lebih banyak, Sabalenka unggul dalam hal efisiensi. Petenis asal Belarusia tersebut hanya melakukan enam kesalahan (unforced errors), jauh lebih sedikit dibandingkan Ostapenko yang mencatatkan 18 kesalahan.
Berikut adalah perbandingan statistik pertandingan antara Aryna Sabalenka dan Jelena Ostapenko:
| Statistik | Aryna Sabalenka | Jelena Ostapenko |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 6-4 dan 6-4 | – |
| Winners | 19 | 27 |
| Unforced Errors | 6 | 18 |
| Ace | 9 | 4 |
| Poin Servis Pertama | 71% | – |
Kemenangan ini mempertegas dominasi Sabalenka atas Ostapenko dengan catatan head-to-head menjadi 4-1. Selain itu, hasil ini menandai keberhasilan Sabalenka menembus pekan kedua Grand Slam untuk ke-15 kalinya secara beruntun sejak Wimbledon 2021.
Menanti Duel Klasik Melawan Naomi Osaka
Di babak 16 besar, Sabalenka akan menghadapi tantangan besar dari unggulan ke-14, Naomi Osaka. Ini akan menjadi pertemuan kelima bagi keduanya, sekaligus yang keempat di musim ini. Menariknya, seluruh pertemuan mereka sejauh ini selalu terjadi di babak 16 besar sebuah turnamen.
Meskipun Osaka memenangi pertemuan pertama mereka di US Open 2018, Sabalenka mendominasi tiga laga terakhir di Indian Wells, Madrid, dan Roland Garros. Pertemuan di Wimbledon kali ini akan menjadi duel pertama mereka di lapangan rumput.
“Setiap pertandingan melawannya selalu sangat sulit. Saya merasa setiap kali menghadapi saya, dia tampil semakin fokus. Dia memahami kekuatan saya dan mampu mengatasi tekanan dengan sangat baik. Saya siap turun ke lapangan dan bertarung,” pungkas Sabalenka. (Ant/Z-1)
