Khamenei Perintahkan Peradilan Iran Kejar Dugaan Kejahatan AS dan Israel
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Mojtaba Hosseini Khamenei.(IRNA)

PEMIMPIN Tertinggi Iran Mojtaba Hosseini Khamenei memerintahkan lembaga peradilan Iran untuk menindaklanjuti dugaan kejahatan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap rakyat Iran, terutama terkait perang yang berlangsung sejak tahun lalu.

Dalam pesan yang disampaikan pada peringatan pekan kehakiman sekaligus mengenang wafatnya Ayatullah Mohammad Beheshti dan para rekannya, Minggu (29/6), Khamenei menegaskan bahwa perlindungan hak rakyat Iran harus menjadi salah satu prioritas utama lembaga peradilan.

“Salah satu persoalan hukum dan peradilan terpenting yang dihadapi bangsa saat ini adalah memperjuangkan dan memulihkan hak-hak rakyat Iran yang telah dilanggar oleh para pelaku kejahatan internasional serta kekuatan arogan dan agresif,” kata Khamenei.

Ia menilai kerugian fisik, material, maupun psikologis akibat serangan AS dan Israel harus diproses melalui jalur hukum, baik di pengadilan dalam negeri maupun forum internasional.

Khamenei secara khusus menyinggung serangan terhadap wilayah Minab dan Lamerd, fasilitas kesehatan, layanan publik, hingga dugaan pembunuhan bayi dalam konflik tersebut. Ia juga menyebut gugurnya Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Ali Khamenei sebagai bagian dari kasus yang harus diperjuangkan secara hukum.

Selain itu, Khamenei menekankan bahwa lembaga peradilan memiliki tanggung jawab mendasar dalam menjaga hak-hak masyarakat, melindungi kebebasan yang sah, memberantas korupsi, menegakkan hukum, serta memastikan keadilan berjalan secara konsisten.

Janjikan Tindak Lanjut

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Lembaga Peradilan Iran Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i menyatakan seluruh jajaran peradilan berkomitmen menjalankan instruksi Pemimpin Tertinggi secara penuh.

“Kami berkomitmen melaksanakan seluruh arahan Pemimpin secara tepat, cepat, dan tanpa pengecualian,” ujar Mohseni-Eje’i.

Ia mengatakan reformasi lembaga peradilan akan dijalankan melalui dokumen transformasi yang diperbarui serta sistem pengawasan baru. Penilaian terhadap kinerja peradilan juga akan melibatkan lembaga ilmiah dan profesional independen di luar institusi kehakiman, dengan hasil evaluasi dilaporkan langsung kepada Pemimpin Tertinggi.

Menurut Mohseni-Eje’i, seluruh lembaga peradilan telah berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan hukum sekaligus memperluas pelaksanaan prioritas yang telah ditetapkan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan Iran. (IRNA/B-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *