Menlu Sugiono Bahas Palestina hingga Perdamaian PBB dengan Negara Mitra
Menlu Sugiono.(MGN)

MENTERI Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono memanfaatkan rangkaian High-Level Week Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) ke-81 di New York untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus memperjuangkan kepentingan Indonesia di tingkat internasional.

Sejumlah pertemuan bilateral dengan negara sahabat dan mitra Indonesia digelar Sugiono di sela-sela rangkaian pembukaan Debat Umum SMU PBB ke-81 pada Selasa (22/9).

Pada kesempatan tersebut, Sugiono bertemu Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband dan Menteri Luar Negeri Belanda Tom Berendsen. Ia juga melakukan pull-aside meeting dengan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul.

“Berbagai pertemuan tersebut membahas upaya penguatan hubungan bilateral, serta berbagai isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama. Indonesia akan terus mendorong agar berbagai potensi kerja sama yang ada dapat ditindaklanjuti dan memberikan manfaat konkret bagi pembangunan dan masyarakat Indonesia,” kata Menlu Sugiono dalam keterangannya, Rabu (24/9).

Perkuat Kemitraan dengan Inggris dan Jerman

Dalam pertemuan dengan Menlu Inggris Ed Miliband, Indonesia dan Inggris menegaskan kembali pentingnya memperkuat hubungan kedua negara melalui kerangka New Strategic Partnership.

Kedua negara berkomitmen mendorong implementasi kemitraan tersebut agar hubungan Indonesia–Inggris semakin erat dan memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua negara.

Sementara dalam pertemuan dengan Menlu Jerman Johann Wadephul, kedua pihak sepakat melanjutkan upaya penguatan hubungan bilateral. Pembahasan tersebut juga dilakukan menjelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jerman yang akan diperingati pada tahun depan.

Bahas Palestina Bersama Belanda

Pertemuan Sugiono dengan Menlu Belanda Tom Berendsen turut membahas penguatan kerja sama Indonesia dan Belanda dalam berbagai forum multilateral. Salah satu isu yang menjadi perhatian kedua negara adalah persoalan Palestina. Setelah pertemuan bilateral tersebut, Sugiono dan Berendsen melanjutkan pembicaraan dalam pertemuan trilateral bersama UN Under-Secretary-General for Peace Operations Jean-Pierre Lacroix.

Pertemuan trilateral tersebut membahas upaya memperkuat misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk persiapan penyelenggaraan UN Peacekeeping Ministerial (UNPM) 2027. Indonesia dan Belanda dijadwalkan menjadi tuan rumah bersama UNPM 2027 yang akan diselenggarakan di Jakarta.

Bertemu Kandidat Sekjen PBB

Selain pertemuan dengan para menteri luar negeri negara mitra, Sugiono juga menerima permohonan pertemuan dari Rebeca Grynspan, kandidat Sekretaris Jenderal PBB yang dinominasikan oleh Kosta Rika.

Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk bertukar pandangan mengenai berbagai tantangan global, termasuk masa depan organisasi PBB serta upaya memperkuat peran lembaga tersebut dalam menghadapi berbagai persoalan internasional.

Galang Dukungan untuk Dewan Keamanan PBB

Rangkaian diplomasi Sugiono di New York juga diarahkan untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030.

Di sela pembukaan Debat Umum SMU PBB ke-81, Sugiono juga melakukan interaksi dengan sejumlah negara dan mitra Indonesia. Negara dan mitra yang ditemui antara lain Brunei Darussalam, Laos, Rumania, Belarus, Kirgistan, Mongolia, Kanada, Kolombia, serta Uni Eropa.

Rangkaian pertemuan tersebut menjadi bagian dari diplomasi Indonesia selama High-Level Week SMU PBB ke-81. Melalui berbagai pertemuan bilateral maupun multilateral, Indonesia berupaya memperkuat kemitraan dengan negara-negara sahabat dan organisasi internasional sekaligus mendorong kepentingan nasional, baik dalam hubungan bilateral maupun dalam berbagai forum multilateral. (Fer/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *