
SINEAS sekaligus pendiri Langit Pictures, Ferly Halim, melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Republik Indonesia, Riefky Harsya, di Gedung Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Selasa (23/6). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi pelaku industri film independen untuk menyampaikan aspirasi terkait tantangan distribusi dan penguatan ekosistem perfilman nasional.
Dalam diskusi tersebut, Ferly menyoroti bahwa persoalan utama rumah produksi tidak berakhir setelah proses syuting selesai. Menurutnya, akses terhadap jaringan bioskop yang memadai, strategi promosi, hingga ketersediaan ruang tayang menjadi faktor penentu keberhasilan sebuah karya dalam menjangkau masyarakat luas.
“Sebagai rumah produksi, perjuangan kami tidak berhenti ketika film selesai dibuat. Justru tantangan berikutnya adalah bagaimana menghadirkan film tersebut kepada masyarakat. Kami berharap semakin banyak ruang dan kesempatan bagi film Indonesia untuk berkembang,” ujar Ferly dalam keterangan pers, Senin (29/6).
Tantangan Distribusi dan Dukungan Pemerintah
Ferly menjelaskan bahwa masa awal penayangan adalah periode krusial. Rumah produksi harus bekerja ekstra keras membangun kesadaran publik agar film dapat bertahan lama di layar bioskop.
Ia berharap pemerintah dapat melahirkan kebijakan yang lebih berpihak pada pertumbuhan industri lokal, terutama dalam menjamin ketersediaan layar bagi film-film nasional yang telah mendapatkan jadwal tayang.
Merespons hal tersebut, Menekraf Riefky Harsya menegaskan komitmen kementerian untuk mendukung rumah produksi nasional agar mampu berkompetisi secara sehat. Salah satu langkah yang didorong adalah perluasan jumlah layar bioskop di berbagai daerah guna membuka akses lebih lebar bagi penonton di seluruh Indonesia.
| Detail | Keterangan |
|---|---|
| Tokoh Utama | Ferly Halim (Pendiri Langit Pictures) |
| Pejabat Terkait | Riefky Harsya (Menekraf RI) |
| Judul Film Terbaru | Takkan Kubiarkan Kau Menangis |
| Tanggal Rilis Nasional | 16 Juli 2026 |
| Genre/Tema | Keluarga, Edukasi, Sosial |
Perkenalkan Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Dalam kesempatan yang sama, Ferly turut memperkenalkan proyek terbaru Langit Pictures berjudul Takkan Kubiarkan Kau Menangis. Film bertema keluarga ini dijadwalkan tayang secara nasional pada 16 Juli 2026. Karya ini mengangkat dinamika hubungan antara orang tua dari generasi milenial dan anak dari generasi Z.
Bagi Ferly, film ini bukan sekadar hiburan, melainkan medium refleksi mengenai peran keluarga sebagai madrasah pertama bagi karakter dan cita-cita anak. Ia menekankan bahwa seringkali seseorang lebih mudah menunjukkan kasih sayang kepada orang luar dibandingkan kepada keluarga sendiri.
“Padahal rumah adalah tempat pertama lahirnya mimpi, harapan, dan masa depan seorang anak,” ungkapnya. Melalui film ini, Langit Pictures ingin menyampaikan pesan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih mimpi, terlepas dari latar belakang kondisi kehidupan mereka.
Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri kreatif dapat terus memperkuat ekosistem perfilman, sehingga karya-karya bermuatan edukasi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. (Z-1)
