
DOA agar dimudahkan segala urusan adalah doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT untuk memohon pertolongan, kelancaran, dan kemudahan dalam menghadapi berbagai urusan kehidupan, seperti pekerjaan, pendidikan, usaha, keluarga, maupun masalah sehari-hari.
Dalam ajaran Islam, berdoa merupakan bentuk ibadah dan ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT. Melalui doa ini, seorang Muslim memohon agar kesulitan yang dihadapi diberikan jalan keluar dan urusan yang dijalani menjadi lebih mudah.
Bacaan Arab
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا
Bacaan Latin
Allahumma la sahla illa ma ja’altahu sahlan, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlan.
Artinya
“Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau menjadikan kesulitan apabila Engkau kehendaki menjadi mudah.”
Doa Nabi Musa AS untuk Kemudahan Urusan
Bacaan Arab
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِ يَفْقَهُوا قَوْلِي
Bacaan Latin
Rabbi syrah li shadri, wa yassir li amri, wahlul ‘uqdatan min lisani, yafqahu qauli.
Artinya
“Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku.” (QS. Taha: 25–28)
Waktu yang Dianjurkan untuk Berdoa
- Setelah salat fardu.
- Setelah salat sunnah.
- Saat sepertiga malam terakhir.
- Ketika menghadapi kesulitan atau ujian.
- Saat akan memulai pekerjaan atau aktivitas penting.
Adab Berdoa
- Memulai dengan memuji Allah SWT.
- Membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW.
- Berdoa dengan penuh keyakinan dan keikhlasan.
- Menghadap kiblat jika memungkinkan.
- Menutup doa dengan salawat dan ucapan amin.
Doa ini berisi permohonan kepada Allah SWT agar setiap kesulitan dapat diubah menjadi kemudahan sesuai dengan kehendak-Nya. Membaca doa dengan penuh keyakinan serta disertai usaha yang sungguh-sungguh merupakan sikap yang dianjurkan dalam Islam. (Z-4)
Sumber: zalora, dompetdhuafa
