
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak perubahan musim yang memicu terjadinya angin kencang. Sebagai langkah mitigasi struktural, BPBD melakukan penebangan dan pemangkasan pohon yang dinilai rawan tumbang di sejumlah titik strategis.
Upaya preventif ini difokuskan pada ruas jalan nasional yang memiliki mobilitas kendaraan tinggi, tepatnya di Blok Panorama Jatinangor (Desa Cinanjung) dan Blok Pandaysari (Desa Kutamandiri), Kecamatan Tanjungsari.
Kepala BPBD Sumedang, Bambang Rianto, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan publik, baik pengguna kendaraan maupun pejalan kaki yang melintasi kawasan tersebut.
“Penebangan dan pemangkasan pohon dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang yang dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan atau pejalan kaki yang melewati area tersebut,” ujar Bambang Rianto, Senin (8/6).
Titik Fokus Pemangkasan
Berdasarkan pemetaan di lapangan, terdapat dua lokasi utama yang menjadi sasaran pembersihan pohon rawan:
- Blok Cijanggel (RT 03/RW 01): Ruas jalan nasional Panorama Jatinangor, Desa Cinanjung.
- Blok Pandaysari (RT 01/RW 01): Desa Kutamandiri, Kecamatan Tanjungsari.
Bambang menambahkan bahwa seluruh proses eksekusi di lapangan berjalan dengan aman dan kondusif tanpa mengganggu arus lalu lintas secara signifikan.
Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Kecamatan Tanjungsari, Koramil dan Polsek Tanjungsari, Pemerintah Desa Cinanjung dan Kutamandiri, BBPJN Dirjen PU Bina Marga Jawa Barat, Dinas Perhubungan (Dishub), serta dibantu oleh Relawan Rancatan Tanjungsari dan warga setempat.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat melintasi jalanan yang memiliki pohon besar, terutama saat terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang, guna menghindari risiko kecelakaan akibat pohon tumbang. (SG/I-1)
