
MAKANAN bersantan adalah jenis makanan yang diolah menggunakan santan kelapa sebagai bahan utama atau tambahan dalam bumbu masakan. Santan sendiri berasal dari perasan daging kelapa yang menghasilkan cairan putih kental dan gurih.
Makanan bersantan banyak ditemukan dalam kuliner Indonesia dan dikenal memiliki rasa yang gurih, creamy, dan lezat.
1. Meningkatkan Kolesterol
Konsumsi santan berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah.
2. Risiko Penyakit Jantung
Kolesterol tinggi dapat memicu penyumbatan pembuluh darah yang berhubungan dengan penyakit jantung.
3. Berat Badan Naik
Santan tinggi kalori sehingga dapat menyebabkan kenaikan berat badan jika sering dikonsumsi.
4. Memicu Obesitas
Pola makan tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan risiko obesitas.
5. Tekanan Darah Tinggi
Lemak berlebih dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah dan tekanan darah.
6. Gangguan Pencernaan
Terlalu banyak santan bisa menyebabkan perut kembung, mual, atau diare pada sebagian orang.
7. Menyebabkan Jerawat
Makanan berlemak tinggi dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit.
8. Meningkatkan Risiko Diabetes
Jika dikonsumsi bersama makanan tinggi gula dan karbohidrat, risiko diabetes bisa meningkat.
9. Hati Bekerja Lebih Berat
Lemak berlebih membuat kerja hati semakin berat dalam mengolah lemak.
10. Asam Lambung Naik
Makanan bersantan bisa memicu gejala maag atau asam lambung pada orang sensitif.
11. Mengganggu Keseimbangan Nutrisi
Terlalu sering makan santan bisa membuat asupan nutrisi lain jadi tidak seimbang.
12. Menurunkan Kebugaran Tubuh
Konsumsi berlebihan dapat membuat tubuh terasa lebih cepat lelah dan tidak bertenaga.
Makanan bersantan boleh dikonsumsi, tetapi sebaiknya dalam jumlah wajar agar tidak menimbulkan masalah kesehatan. (Z-4)
Sumber: halodoc, hellosehat
