Jemaah Haji 2026 Diingatkan tak Unggah Kartu Nusuk ke Medsos
Petugas syarikah melakukan verifikasi kartu Nusuk jamaah calon haji Indonesia Kloter 32 UPG setibanya di Hotel Al Sadoon 1, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (24/5/2025). D( ANTARA FOTO/Andika Wahyu/foc)

JEMAAH haji 2026 diingatkan tidak mengunggah Kartu Nusuk Haji ke medis sosial. Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel Ikbal Ismail di Makassar mengatakan Kartu Nusuk Haji merupakan kartu identitas yang diterbitkan langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

“Sebaiknya jangan diunggah ke medsos karena Kartu Nusuk itu adalah kartu identitas setiap calon haji dan itu memuat data lengkap setiap pemegangnya,” ujar dia, dikutip Rabu (13/5).

Fungsi Kartu Nusuk, sambung Iqbal, penting karena memuat semua informasi setiap pemegangnya. Oleh karena itu, Kartu Nusuk menyimpan banyak informasi pemegangnya mulai dari identitas diri, pemondokan dan konsumsi barcode.

“Jangan sampai ini difoto lalu disebarluaskan. Biasa ada orang saking senangnya hingga membuat dokumentasi dan mengunggah di media sosialnya. Sebaiknya itu tidak dilakukan,” imbau dia.

Mengunggah kartu Nusuk Haji di sosial media, kata Iqbal, dapat dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk disalahgunakan.

Selain itu, Kartu Nusuk adalah dokumen utama yang wajib dibawa jamaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. 

Jemaah haji 2026 yang tidak membawa kartu Nusuk Haji, tidak diperbolehkan masuk ke kawasan Masjidil Haram untuk menjalankan tawaf maupun sa’i.

Kartu Nusuk Haji menjadi syarat utama bagi jemaah haji 2026 untuk memasuki kawasan Arafah saat puncak ibadah haji berlangsung. (Ant/H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *