
SEBANYAK 500 gempa susulan sejak gempa besar mengguncang Venezuela Rabu (24/6). Demikian Koordinator Residen PBB untuk Venezuela, Gianluca Rampolla Del Tindaro, dikutip Selasa (30/6).
“Ketika kami dilanda dua gempa bumi yang terjadi secara beruntun, telah terjadi 500 gempa susulan,” ujar Del Tindaro dalam pengarahan pers PBB mengenai situasi di Venezuela.
Terbaru gempa susulan di Venezuela berkekuatan magnitudo 5,2 terjadi pada Senin (29/6) dini hari.
“Kami masih beroperasi dalam lingkungan yang berisiko tinggi. Tujuh negara bagian terdampak,” ungkap dia.
Menurut Del Tindaro, wilayah yang mengalami dampak paling parah adalah negara bagian La Guaira dan Distrik Ibu Kota Caracas.
PBB dan pemerintah Venezuela, kata dia, menyepakati pengadaan 10.000 kantong jenazah sebagai langkah antisipasi, dengan asumsi jumlah korban tewas masih akan terus bertambah.
Venezuela diterjang dua gempa bumi masing-masing berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada Rabu (24/6).
Adapun jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Venezuela meningkat menjadi 1.450 orang, sementara lebih dari 3.100 orang dirawat di rumah sakit dan sekitar 12.000 lainnya mengungsi. Hampir 400 bangunan tempat tinggal hancur. (Ant/H-4)
