
MODEL dan kreator digital berusia 23 tahun ini memiliki sejumlah rekor di industri fashion dan menjadi salah satu wajah paling berpengaruh di generasinya.
Nama Alex Consani kini sulit dilewatkan dalam percakapan seputar dunia pemodelan dan konten kreator. Model transgender kelahiran Petaluma, Amerika Serikat ini dikenal melalui kehadirannya di atas runway, selera humornya yang tajam, dan pengaruh budayanya yang kian luas.
Consani dinilai sebagai salah satu bintang pendatang baru terbesar di industri pemodelan, dengan rekam jejak yang populer dan suara yang khas di dunia maya.
Awal Karier Sejak Usia Dini
Consani lahir pada 23 Juli 2003. Ibunya bekerja di bidang konservasi air, sedangkan ayahnya terlibat dalam organisasi Guide Dogs for the Blind. Ia mulai mengenakan pakaian feminin sejak usia empat tahun dan memilih nama Alex pada usia delapan tahun.
Consani memulai karier modelingnya pada usia 12 tahun, dan bergabung dengan Slay Model Management di usia 13 tahun. Slay adalah agensi di Los Angeles yang berfokus pada talenta transgender muda. Dengan langkah itu, ia tercatat sebagai model transgender termuda yang pernah diikat kontrak agensi.
Pada Agustus 2019, di usia 16 tahun, Consani menandatangani kontrak dengan IMG Models. Langkah ini membukakan jalan baginya bekerja dengan merek-merek besar dunia.
Setelah lulus SMA pada 2021, ia pindah ke New York City, pusat industri fashion dan modeling. Di sana ia berkuliah di Pace University dengan bantuan beasiswa, termasuk dari Petaluma Educational Foundation.
Melesat di Runway dan Kampanye Global
Karier Consani menanjak pesat, dengan debutnya di panggung Tom Ford pada 2021, lalu berjalan untuk Alexander McQueen, Chanel, Versace, Stella McCartney, Mugler, Balmain, dan sejumlah rumah fashion lainnya. Pada musim Autumn/Winter 2025, ia tampil di 17 peragaan busana, termasuk Coach, Michael Kors, dan Tory Burch.
Pada 2026, Consani terus membangun sejarah dalam karirnya. Ia tampil sebagai salah satu bidadari Victoria’s Secret pada Minggu pekan lalu (18/10) dengan _bodysuit_ elegan berwarna hitam berbahan renda yang turut dipasangkan dengan sayap besar berwarna emas mengkilap.
Konten Kreator TikTok dengan Humor Gen Z yang Khas
Selain modeling, Consani juga memiliki basis penggemar besar di TikTok. Sejak 2020, ia aktif membuat konten lewat akun @captincroook yang dikenal dengan humor absurd dan acak khas Gen Z.
“Humor Gen Z sangat berbeda dari jenis humor lain yang pernah saya lihat,” ujar Consani kepada Vogue ketika menjelaskan gaya konten TikToknya. “Humor ini berfokus pada aspek keacakan, bukan sketsa yang direncanakan. Khususnya di TikTok, saya perhatikan penonton lebih menyukai konten yang muncul begitu saja tanpa penjelasan apa pun.”
Pengikutnya kini lebih dari 6,5 juta, dan kian bertambah. Kepribadiannya yang apa adanya dan cenderung kacau membuatnya dijuluki “people’s princess” oleh generasinya. Para Gen Z menyukai Consani karna humor nya yang unik dan seru dilihat, apalagi datang dari seorang model.
Consani merupakan figur yang sangat dicintai oleh para Gen Z karena sifat dan humor nya yang terlihat kacau namun tetap relatable. Sejarah ikonik nya di runway semakin membuatnya sebagai figur yang idolakan oleh banyak generasi muda.
Sumber: Medium, Business of Fashion, Vogue
