Prakiraan Cuaca Kamis, 22 Oktober 2026: BMKG Ingatkan Karhutla, Gelombang Tinggi dan Banjir Rob
Berikut prakiraan cuaca hari ini(magnifik)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis prakiraan cuaca untuk Kamis (22/10). BMKG mengingatkan untuk tetap waspadai risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. 

Walau cuaca kering masih mendominasi, masyarakat harus terus waspada akan hujan lebat yang masih dapat terjadi secara lokal. Warga Indonesia diharap dapat menyesuaikan aktivitas dan perjalanan dengan kondisi cuaca.

Berikut Prakiraan Cuaca Hari ini

Wilayah Barat

  • Hujan petir: Tanjung Selor
  • Hujan ringan: Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Serang, Jakarta, dan Pontianak
  • Cerah berawan, berawan hingga berawan tebal: Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya
  • Udara kabur: Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Pangkal Pinang
  • Asap atau kabut: Bandar Lampung dan Palangkaraya

Wilayah Timur

  • Hujan sedang: Nabire
  • Hujan ringan: Jayawijaya, Merauke, dan Mamuju
  • Cerah berawan, berawan hingga berawan tebal: Denpasar, Mataram, Kupang, Palu, dan Gorontalo
  • Udara kabur: Samarinda, Makassar, Kendari, Manado, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, dan Jayapura
  • Asap atau kabut: Banjarmasin

Transportasi Udara Waspada akan Dinamika Atmosfer

BMKG memberi kabar bahwa Siklon Tropis Champi terpantau berada di laut Filipina sebelah timur dengan tekanan udara 915 hPa dan kecepatan angin maksimum mencapai 105 knot.

Siklon tropis tersebut bergerak ke arah barat-barat laut dan diperkirakan masih bertahan dengan kekuatan relatif sama dalam 48 hingga 72 jam kedepan. 

Keberadaan siklon ini menyebabkan pertemuan dan perlambatan angin yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah laut Filipina, Filipina, laut Maluku, Laut Halmahera, Samudra Pasifik Timur Filipina, serta di sekitar pusat siklon.

Sirkulasi siklonik juga terbentuk di Laut Cina Selatan dan selat Makassar, yang membentuk daerah konvergensi dan konfluensi memanjang dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, Laut Natuna hingga Laut Cina Selatan, perairan timur Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Selatan, serta di sekitar sirkulasi tersebut.

BMKG juga mengimbau para pengguna transportasi udara untuk waspada akan awan hujan atau awan cumulonimbus dan turut memantau informasi terbaru dari bandara serta maskapai penerbangan.

Awan cumulonimbus berpotensi muncul di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Papua Barat Dayah, Papua Selatan, Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara, Selat Karimata bagian utara, dan Laut Sulawesi bagian barat.

Siap Siaga akan Potensi Cuaca Maritim

Bagi para nelayan dan masyarakat pengguna transportasi laut, waspadai gelombang setinggi 2,5m hingga 4 m berpotensi terjadi di Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Samudra Hindia Selatan Banten hingga Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Laut Maluku, serta Samudera Pasifik Utara Maluku.

Masyarakat pesisir juga diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena berpotensi adanya banjir rob di pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Selatan, dan pesisir Kalimantan Tengah.

Sumber: Youtube BMKG



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *