Mengenal Galaxy Zoo, Proyek yang Libatkan Publik dalam Penelitian Galaksi
Galaxy Zoo(Doc BRIN)

MASYARAKAT umum kini bisa ikut membantu ilmuwan meneliti galaksi tanpa harus memiliki teleskop atau latar belakang pendidikan astronomi. Salah satu caranya melalui proyek Galaxy Zoo, yang memungkinkan publik mengidentifikasi dan mengelompokkan bentuk galaksi dari gambar hasil pengamatan teleskop.

Galaxy Zoo merupakan bagian dari pendekatan citizen science, yakni penelitian ilmiah yang melibatkan partisipasi masyarakat. Dalam proyek ini, peserta dapat membantu mengenali bentuk galaksi, seperti spiral dan eliptikal, untuk mendukung penelitian astronomi.

Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Farahhati Mumtahana, mengatakan keterlibatan masyarakat dibutuhkan karena perkembangan teleskop menghasilkan data astronomi dalam jumlah besar yang belum seluruhnya dapat dianalisis oleh ilmuwan.

“Sekarang ada Galaxy Zoo untuk citizen science, jadi publik ikut meneliti galaksi, mengidentifikasi mana yang spiral, mana yang elips, dan lain-lain. Itu juga membantu melatih AI karena kita tidak bisa seratus persen bergantung kepada AI,” ujar Farahhati dalam Pelatihan Dasar Space Situational Awareness, Senin (19/10).

Menurut Farahhati, hasil klasifikasi yang dilakukan manusia dapat membantu pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk menganalisis data astronomi. Partisipasi publik juga dapat membantu peneliti mengenali pola pada citra galaksi yang jumlahnya sangat besar.

Besarnya data astronomi tidak terlepas dari kemajuan teknologi pengamatan antariksa. Para astronom kini tidak hanya mengandalkan cahaya tampak, tetapi juga mempelajari benda langit melalui berbagai bagian spektrum elektromagnetik, mulai dari gelombang radio hingga sinar gamma.

Pendekatan yang menggabungkan pengamatan pada berbagai panjang gelombang disebut pengamatan multipanjang gelombang. Setiap panjang gelombang dapat memberikan informasi berbeda mengenai objek yang sama.

“Masing-masing panjang gelombang akan memberikan informasi yang berbeda. Informasi-informasi itu kemudian dikumpulkan menjadi satu untuk menghasilkan pengetahuan yang lebih detail mengenai objek-objek yang diamati,” kata Farahhati.

Sejumlah teleskop antariksa memiliki kemampuan pengamatan yang berbeda untuk mendukung penelitian tersebut. Teleskop Antariksa Hubble, misalnya, mengamati cahaya tampak, ultraviolet, dan inframerah dekat untuk mempelajari bintang, nebula, serta galaksi.

Sementara itu, James Webb Space Telescope (JWST) menggunakan pengamatan inframerah untuk mempelajari galaksi pada masa awal alam semesta, wilayah pembentukan bintang, hingga atmosfer planet di luar tata surya.

Teleskop Chandra digunakan untuk mengamati sinar-X, termasuk gas bersuhu tinggi dan lingkungan di sekitar lubang hitam. Adapun Fermi Gamma-ray Space Telescope mempelajari fenomena berenergi tinggi melalui sinar gamma, seperti pulsar dan ledakan sinar gamma.

Pengamatan melalui gelombang radio juga membantu ilmuwan mempelajari berbagai fenomena kosmik. Salah satu instrumen yang dikembangkan untuk penelitian radioastronomi adalah Square Kilometre Array (SKA), yang antara lain ditujukan untuk meneliti hidrogen kosmik dan pulsar.

Data dari berbagai instrumen tersebut membantu astronom memahami struktur dan proses fisika di alam semesta. Namun, semakin canggih kemampuan pengamatan, semakin besar pula kebutuhan untuk mengolah dan menginterpretasikan data yang dihasilkan.

Di tengah tantangan tersebut, keterlibatan masyarakat melalui citizen science menjadi salah satu pendekatan untuk membantu penelitian. Proyek seperti Galaxy Zoo memberikan kesempatan bagi publik untuk terlibat langsung dalam proses pengenalan dan klasifikasi galaksi.

Dengan dukungan ilmuwan, teknologi komputasi, dan partisipasi masyarakat, data hasil pengamatan teleskop dapat dimanfaatkan untuk memperluas pemahaman tentang galaksi dan perkembangan alam semesta.

Sumber: Brin



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *