
KESEBELASAN Persija Jakarta mengamuk di hadapan pendukungnya. Macan Kemayoran melumat Arema FC dengan skor telak 5-1 pada pekan keenam Super League di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10). Kemenangan meyakinkan ini mengantarkan Persija kembali ke puncak klasemen dengan koleksi 15 poin.
Sebaliknya, Arema FC harus pulang dengan tangan hampa. Kekalahan tersebut membuat Singo Edan tertahan di peringkat ke-11 dengan raihan enam poin. Persija langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Tekanan demi tekanan dilancarkan hingga pertahanan Arema akhirnya runtuh ketika pertandingan baru berjalan 10 menit.
Alexandre Jeremejeff membuka pesta gol tuan rumah. Penyerang asal Swedia itu menyambut bola di depan gawang dengan sontekan jarak dekat yang tak mampu dibendung kiper Arema, Muhammad Adi Satryo. Persija pun unggul 1-0.
Keunggulan tersebut membuat Persija kian percaya diri. Pada menit ke-22, Arlyansyah berpeluang menggandakan skor melalui tembakan yang diarahkan ke tiang jauh. Namun, Walisson Maia berhasil menggagalkan upaya tersebut.
Dominasi Persija berlanjut menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-39, Hannan melepaskan tembakan melengkung dari dalam kotak penalti. Bola mengarah ke sudut jauh, tetapi masih melayang tipis di atas mistar gawang Arema.
Arema baru memperoleh peluang berbahaya pada menit ke-43. Matheus Blade berhasil merangsek ke kotak penalti dan mencoba menaklukkan Nadeo Argawinata dengan tendangan cungkil. Namun, kiper Persija itu sigap membaca arah bola dan menggagalkan peluang tersebut.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Arema justru kembali kebobolan sebelum turun minum. Persija memanfaatkan tekanan tinggi saat Arema berusaha membangun serangan dari situasi tendangan gawang.
Pressing Hannan membuat Adi Satryo tidak sempurna membuang bola. Si kulit bundar kemudian mengarah kepada Jeremejeff yang dengan sigap menuntaskannya menjadi gol keduanya. Persija menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Gol Beruntun Persija Patahkan Perlawanan Arema
Memasuki babak kedua, Persija tetap menjaga intensitas serangan. Arema berusaha bertahan, tetapi tekanan tuan rumah terus menguji konsentrasi barisan belakang Singo Edan.
Pada menit ke-70, Hannan kembali mengancam melalui tembakan jarak dekat. Adi Satryo melakukan penyelamatan untuk mencegah bola bersarang di gawangnya, meski Persija memperoleh sepak pojok.
Tiga menit berselang, giliran Ivan Mamut yang membuang peluang emas. Penyerang yang masuk sebagai pemain pengganti itu menyambut umpan silang Dony Tri Pamungkas dengan sundulan, tetapi bola justru melambung di atas mistar.
Kegagalan tersebut tak membuat Persija kehilangan momentum. Pada menit ke-76, Stjepan Loncar memperlebar jarak. Menerima umpan tarik atau cutback dari Dony Tri Pamungkas, Loncar melepaskan tembakan terarah yang menggetarkan gawang Arema. Skor berubah menjadi 3-0.
Persija hanya membutuhkan empat menit untuk kembali mencetak gol. Victor Dethan, yang masuk dari bangku cadangan, turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-80. Keunggulan Persija melebar menjadi 4-0, sekaligus membuat tugas Arema semakin berat.
Arema akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-87. Gabriel Silva mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4. Gol tersebut memberi sedikit hiburan bagi tim tamu, tetapi belum cukup untuk mengubah arah pertandingan.
Persija belum berhenti menyerang. Pada masa tambahan waktu babak kedua, Ivan Mamut menebus peluang yang sebelumnya terbuang dengan mencetak gol kelima tuan rumah.
Gol tersebut memastikan Persija menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-1 atas Arema FC. Hasil ini bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Macan Kemayoran. Persija juga kembali menguasai puncak klasemen dengan 15 poin, sedangkan Arema FC harus mengevaluasi performa setelah gagal membendung agresivitas tuan rumah sepanjang pertandingan. (P-3)
