Dorong Pemerataan Pendidikan, 11 Sekolah di Flores Dapat Pendampingan
Pendampingan sekolah di Flores(MI/HO)

KETERBATASAN akses, fasilitas belajar, hingga minimnya tenaga pendidik masih menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan di wilayah pedalaman Indonesia. Kondisi ini terlihat nyata di Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang memerlukan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak setempat.

Merespons tantangan tersebut, NYATA Foundation melakukan langkah konkret melalui pendampingan dan pengembangan terhadap 11 sekolah mitra di Nagekeo. Dalam kunjungan yang dilakukan pada akhir September lalu, yayasan ini juga melakukan survei terhadap lima calon sekolah baru guna memperluas jangkauan program pendidikan mereka.

Kegiatan ini melibatkan pebisnis sekaligus pelari jarak jauh (endurance runner) Irjen Jayadi. Ia terjun langsung mengunjungi sekolah-sekolah untuk melihat realitas pendidikan serta kehidupan masyarakat di tengah dampak gempa bumi dan gempa susulan yang sempat melanda wilayah Flores.

Data Program NYATA Foundation di Nagekeo:








Kategori Keterangan
Sekolah Mitra Saat Ini 11 Sekolah
Calon Sekolah Baru (Survei) 5 Sekolah
Fokus Utama Fasilitas, Akses, Tenaga Pendidik, Kesejahteraan Guru
Inisiatif Kolaborasi From Flores With Purpose

Perspektif dari Jalur Pedalaman

Bagi Irjen Jayadi, perjalanan menuju sekolah-sekolah tersebut memberikan perspektif baru mengenai perjuangan siswa di pedalaman. Sebagai seorang pelari jarak jauh yang terbiasa dengan medan berat, ia mengaku tetap terkejut dengan rute harian yang harus ditempuh anak-anak Nagekeo.

“Ada satu momen ketika saya mencoba mengikuti rute dan ritme perjalanan mereka menuju sekolah. Sebagai endurance runner, saya terbiasa menghadapi medan menantang, namun perjalanan mereka benar-benar membuat saya tersadar; saya sendiri harus beberapa kali berhenti,” ujar Jayadi dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10).

Ia menekankan bahwa kekuatan anak-anak tersebut bukan sekadar fisik, melainkan kemauan kuat untuk mengubah nasib melalui pendidikan.

Mengembangkan Potensi di Tengah Keterbatasan

Selain infrastruktur, kunjungan ini menyoroti potensi besar anak-anak Flores. Co-Founders NYATA Foundation, Nicole Oeij Teng dan Pamela Berliana, mengungkapkan bahwa banyak siswa memiliki bakat luar biasa di bidang akademik maupun olahraga.

“Tantangannya adalah bagaimana mereka bisa mendapatkan akses dan ruang yang memadai untuk terus mengembangkan bakat-bakat tersebut,” jelas Nicole dan Pamela. Menurut mereka, dukungan pendidikan tidak boleh hanya terpaku pada fisik bangunan, tetapi juga harus menyentuh kesejahteraan guru dan kondisi sosial masyarakat.

Kolaborasi “From Flores With Purpose”

Melalui inisiatif bertajuk From Flores With Purpose, NYATA Foundation dan Irjen Jayadi mengajak berbagai pihak untuk terlibat aktif. Sejak berdiri pada 2014, NYATA Foundation telah mendukung ribuan siswa dari keluarga kurang mampu di berbagai pelosok Indonesia.

Dengan penambahan survei sekolah baru di Nagekeo, yayasan ini berkomitmen untuk terus memperluas jaringan sekolah mitra, memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran sesuai dengan tantangan spesifik di masing-masing wilayah. (Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *