
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk melangsungkan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (21/10). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah menteri dan wakil menteri mulai memadati area Istana Kepresidenan sejak pukul 14.00 WIB. Kehadiran para pejabat negara ini menandai dimulainya koordinasi intensif antar-kementerian dalam struktur kabinet yang baru.
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Pratikno, mengonfirmasi bahwa seluruh anggota Wantimpres turut diundang dalam sidang tersebut. Kehadiran lembaga penasihat ini menunjukkan pentingnya pertimbangan strategis dalam pengambilan keputusan di tingkat kabinet.
“Kami Wantimpres, ketua, wakil ketua, dan sekretaris serta seluruh anggota Wantimpres diundang di sidang kabinet paripurna pada sore hari ini,” ujar Pratikno saat memberikan keterangan kepada awak media di lingkungan Istana.
Meski demikian, Pratikno mengaku belum mengetahui secara mendalam mengenai topik utama yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Ia menyatakan bahwa detail pembahasan baru akan diketahui secara pasti setelah sidang kabinet paripurna berakhir.
Di sisi lain, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memberikan sedikit gambaran mengenai agenda rapat. Menurutnya, Presiden Prabowo dijadwalkan memberikan arahan khusus kepada jajaran Kabinet Merah Putih terkait perjalanan pemerintahan.
“Nanti pasti kita akan mendapatkan arahan dari beliau dan ada laporan dari menteri terkait dengan capaian dua tahun. Hari ini kabinet ini berusia dua tahun,” jelas Supratman.
Sidang ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-lembaga dan memastikan program-program prioritas pemerintah berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. (Z-10)
