Rekam Jejak Helen Haines: Dari Perawat Desa hingga Anggota DPR Australia
Mengenal sosok Helen Haines, anggota DPR independen Australia yang dikenal berintegritas tinggi dan gigih memperjuangkan antikorupsi serta kesehatan daerah.(Helen Heines)

DUNIA politik Australia diguncang kabar mengejutkan setelah Dr. Helen Haines, anggota DPR independen yang mewakili wilayah Indi di Victoria, mengalami cidera kritis akibat insiden ditabrak mobil di Wangaratta, Senin (19/10). Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyebut insiden tersebut sebagai sebuah “serangan” dan “tindakan disengaja”. Gelombang simpati dan rasa terkejut pun datang dari berbagai spektrum politik, mengingat Haines dikenal luas sebagai sosok politisi yang jujur, berintegritas, serta dihormati rekan-rekannya di parlemen.

Perjalanan hidup Helen Haines sebelum menjabat di parlemen federal tergolong unik. Tumbuh besar bersama empat saudaranya di sebuah peternakan sapi perah dekat Colac, Victoria Barat Daya, Haines mempelajari nilai-nilai kebersamaan dan saling menjaga sejak usia muda.

Keinginan untuk mengabdi membawanya pindah ke kota untuk menempuh pendidikan keperawatan dan kebidanan di St Vincent’s Hospital. Namun, kecintaannya pada kehidupan daerah membawanya kembali ke kawasan timur laut Victoria. Pada usia 26 tahun, ia dipercaya menjadi matron di Chiltern Bush Nursing Hospital.

Karier profesionalnya di bidang kesehatan terus berkembang. Saat bertugas di Wangaratta Hospital, Haines memimpin layanan kebidanan dan membantu membangun salah satu program kebidanan pedesaan terlama di Australia. Dedikasinya pada ilmu pengetahuan juga tidak pernah surut. Di tengah kesibukan mengurus keluarga dan bekerja, ia menyelesaikan pendidikan S2 di bidang kesehatan masyarakat serta meraih gelar PhD (Doktor) dalam ilmu kedokteran.

Latar belakang di dunia keperawatan inilah yang menjadi landasan utamanya dalam berpolitik. Dalam laman resminya, Haines pernah menuliskan:

“Latar belakang saya di bidang keperawatan memandu kerja saya. Sebagai perawat dan bidan, Anda berada bersama orang-orang dalam momen paling membahagiakan dan paling sulit dalam hidup mereka. Ini mengajarkan saya bahwa hidup itu berharga, bahwa setiap orang berhak mendapatkan martabat dan rasa hormat, bahwa kebijakan yang baik dimulai dari mendengarkan, dan – sebagai peneliti kesehatan – bahwa fakta itu penting.”

Langkah politiknya dimulai pada 2019 ketika ia maju dalam pemilu federal sebagai bagian dari gerakan independen berbasis komunitas. Menggantikan Cathy McGowan yang pensiun, Haines mengukir sejarah sebagai anggota independen pertama dalam sejarah Parlemen Federal Australia yang berhasil meneruskan kursi dari sesama politisi independen.

Di Canberra, Haines dikenal gigih memperjuangkan isu-isu daerah, khususnya akses kesehatan pedesaan dan integritas politik. Ia menjadi salah satu figur kunci yang mendorong pembentukan komisi antikorupsi tingkat federal (National Anti-Corruption Commission/NACC). Pada tahun 2021, rancangan undang-undang (RUU) lembaga integritas yang diusulkannya sempat dihalangi oleh pemerintah saat itu, namun aksinya mendapat dukungan lintas partai. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Parlemen untuk NACC.

Perdana Menteri Anthony Albanese menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi Haines di panggung politik.

“Ada alasan mengapa Helen Haines begitu dicintai dan dikagumi, karena dia adalah seseorang yang berintegritas. Dia adalah seseorang yang memperlakukan semua orang dengan rasa hormat, dan dia adalah pilar harapan bagi komunitas di Victoria utara,” ujar Albanese.

Penilaian senada disampaikan oleh anggota DPR dari jajaran independen lainnya, Allegra Spender, yang menyebut Haines sebagai sosok inspiratif.

“Helen adalah salah satu orang paling luar biasa di parlemen. Apakah Anda setuju atau tidak dengannya dalam suatu isu, Anda akan bangga melihat bagaimana dia menyikapi berbagai hal di parlemen; dengan empati, dengan ketelitian, semua yang Anda inginkan dari seorang politisi,” tutur Spender. (Heraldsun/The Guardian/Helen Haines/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *