
GANDA campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, melaju ke babak 16 besar Prancis Terbuka 2026 setelah mengalahkan wakil Malaysia, Jimmy Wong/Cheng Su Yin, dalam dua gim langsung 22-20, 21-18 di Arena Grand, Paris, Selasa (20/10).
Amri mengatakan masih mencari ritme permainan pada awal pertandingan. Namun, setelah merebut gim pertama, ia dan Nita mulai lebih percaya diri dalam menentukan pola permainan hingga mampu menuntaskan laga.
“Setelah mengambil gim pertama, kami lebih yakin di gim kedua mau bermain seperti apa. Dari komunikasi juga lancar sampai akhir,” kata Amri dalam keterangannya.
Meski menang dua gim langsung, Amri menyoroti hilangnya fokus saat mereka sudah mencapai match point. Situasi tersebut membuat pasangan Indonesia kehilangan sejumlah angka sebelum akhirnya memastikan kemenangan.
“Ini menjadi evaluasi untuk pertandingan berikutnya. Cukup sering terjadi seperti ini, jadi tidak boleh terus terulang,” ujarnya.
Sementara itu, Nita mengatakan dirinya dan Amri berusaha memulai kembali dari nol setelah hasil di Denmark Terbuka. Pelatih Nova Widianto meminta mereka melupakan hasil sebelumnya dan fokus memperbaiki permainan di Prancis Terbuka.
“Dari Denmark Terbuka ke Prancis Terbuka ini, pelatih hanya bilang untuk melupakan hasil kemarin karena tidak bisa diulang lagi. Kami di sini menganggap 0-0 lagi dan terus memperbaiki komunikasi,” kata Nita.
Menurut Nita, komunikasi menjadi salah satu hal penting yang terus ditekankan pelatih. Keduanya perlu saling menyampaikan kondisi permainan dan menentukan strategi bersama, termasuk ketika menghadapi kesulitan di lapangan.
“Mau bagaimanapun, komunikasi menjadi penting. Mau main apa, lagi tidak enak main, maunya seperti apa, itu harus dibicarakan bareng-bareng. Itu yang selalu ditekankan Coach Nova ke kami,” tuturnya.
