
UNIVERSITAS Negeri Surabaya (UNESA) dan Universitas Negeri Malang (UM) meraih gelar juara putra dan putri Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya yang berakhir di GOR Pertamina ITS, Selasa (20/10).
UNESA memastikan gelar juara sektor putra setelah mengalahkan UM dengan skor 2-0. Sementara itu, UM menjadi kampiun sektor putri, dengan UNESA menempati posisi runner-up. Pada perebutan tempat ketiga putra, Universitas Dr Soetomo (UNITOMO) mengalahkan Universitas Surabaya (UBAYA) dengan skor 3-1.
Kemenangan UNESA atas UM di final putra ditentukan dua gol pada babak pertama. Ramzi Faiz Setiawan membuka keunggulan pada menit kedelapan, sebelum Ahmad Arifianto menggandakan skor semenit kemudian. UM berusaha mengejar ketertinggalan pada babak kedua, tetapi tidak mampu membobol gawang UNESA yang dikawal Muhammad Farras Murtadho.
Pelatih UNESA, Achmad Rizky Widianto, mengatakan timnya telah menyiapkan strategi untuk meredam agresivitas dan kecepatan pemain UM. Ia meminta anak asuhnya tampil agresif sejak awal pertandingan untuk mendapatkan gol lebih dahulu.
“Kami memang sudah menyiapkan strategi tampil agresif di awal untuk mencari gol dulu. Bersyukur banget kami dapat dua gol di babak pertama. Setelah itu, kami lebih ke menikmati permainan,” kata Achmad.
Setelah membawa UNESA menjadi juara regional, Achmad mengingatkan para pemain agar tidak larut dalam euforia. Mereka masih harus mempersiapkan diri menghadapi The Nationals yang mempertemukan tim-tim dari berbagai regional.
Kapten UNESA, Kalley Rayo, menyebut keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk mengejar prestasi lebih tinggi. Ia menegaskan fokus tim kini beralih ke putaran nasional.
“Euforia secukupnya, selebihnya fokus ke The Nationals karena itu target kami sejak awal. Kami senang tampil di Campus League. Ini wadah bagi student-athlete untuk melanjutkan karier di liga profesional,” ujar Kalley.
Ia juga menilai kompetisi tersebut memberikan kesempatan kepada para pemain untuk mendapatkan eksposur melalui pemberitaan media sehingga kemampuan mereka dapat dikenal lebih luas.
Pada perebutan tempat ketiga, UNITOMO mengamankan kemenangan 3-1 atas UBAYA. Setelah bermain imbang tanpa gol pada babak pertama, UNITOMO mencetak tiga gol melalui Ferdinand Putra Prasetyo pada menit ke-22, Muhamad Zidane Yusuf pada menit ke-26, dan Marcelino Doni Saputra pada menit ke-29. UBAYA hanya mampu membalas melalui Ida Bagus Kesawa Yamuna pada menit ke-31.
Selain gelar juara tim, penyelenggara memberikan penghargaan pencetak gol terbanyak. Andini Angelina Putri dari UNESA menjadi top scorer sektor putri dengan 14 gol. Di sektor putra, Ahmad Ruziq Ababilah dari UM dan Viqo Rizkillahi Ramadhan dari Universitas Dinamika Surabaya sama-sama mengoleksi tujuh gol.
CEO Campus League Ryan Gozali menilai penyelenggaraan seri Surabaya menunjukkan perkembangan tim-tim futsal perguruan tinggi di Jawa Timur. Kompetisi yang dimulai pada 13 Oktober itu diikuti 10 tim putra dan empat tim putri dari 11 perguruan tinggi.
“Kalau kita kilas balik ke season zero tahun lalu, ada banyak tim futsal Jawa Timur yang berkembang dari aspek kemampuan. Mereka merekrut pemain dengan lebih detail. Hal baik itu butuh waktu dan proses,” kata Ryan.
Ia berharap kampus-kampus terus meningkatkan kualitas perekrutan pemain dan membangun persaingan yang semakin kompetitif.
Campus League 2026 juga mendapat dukungan dari Bayan Peduli dan Polytron. Perwakilan Bayan Peduli, Merlin, mengatakan kompetisi olahraga kampus dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, karakter, dan sportivitas.
“Melalui Campus League, kami berharap mahasiswa tidak hanya berkembang secara kompetitif, tapi juga memiliki semangat sportivitas, disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan,” ujar Merlin.
Sementara itu, General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, menyatakan dukungan terhadap ekosistem olahraga kampus diharapkan dapat membantu membentuk generasi muda yang aktif, kompetitif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Setelah Surabaya, rangkaian Campus League 2026 Futsal berlanjut ke Regional Yogyakarta pada 20-27 Oktober. Pertandingan akan berlangsung di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo UII dengan melibatkan 16 tim putra dan tujuh tim putri.
Rangkaian kompetisi akan mencapai puncaknya pada fase The Nationals di Yogyakarta pada 25 November hingga 2 Desember 2026. (E-4)
