
LYON sukses mengamankan kemenangan kandang 2-1 saat menjamu Nice dalam lanjutan Ligue 1. Meski harus bertanding dengan 10 pemain pada 20 menit terakhir pertandingan, skuad asuhan Paulo Fonseca berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang sekaligus menggeser Paris Saint-Germain dari puncak klasemen.
Pertandingan di awal babak pertama berjalan relatif lambat dan ketat, ditandai dengan duel-duel fisik yang keras di berbagai lini. Namun, Nice berhasil mengejutkan tuan rumah dengan mencetak gol dari peluang pertama mereka pada menit ke-18. Elye Wahi melepaskan tembakan first-time yang klinis memanfaatkan umpan akurat Jonathan Clauss dari Sisi kanan untuk membawa Nice unggul 1-0.
Lyon merespons kebobolan tersebut dengan meningkatkan intensitas serangan. Kail Boudache sempat menguji ketangguhan kiper Nice, Yehvann Diouf, lewat sepakan keras. Diouf yang mampu mengamankan peluang pertama tersebut justru melakukan blunder pada menit ke-32.
Berawal dari tembakan menyusur tanah Johan Duranville dari Sisi kiri, Diouf gagal menangkap bola dengan sempurna. Bola liar langsung disambar oleh Pavel Sulc lewat penyelesaian cerdik untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Hanya berselang empat menit, Lyon berhasil membalikkan keadaan. Berawal dari umpan silang akurat Zachary Athekame, gelandang asal Amerika Serikat, Tanner Tessmann, melompat tinggi dan menyundul bola dengan keras ke dalam gawang. Skor 2-1 untuk keunggulan Lyon bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Nice langsung menebar ancaman pada menit ke-52. Umpan berbahaya Clauss lewat situasi sepak pojok berhasil disambut sundulan keras kapten Axel Witsel, namun bola masih menghantam mistar gawang. Tim asuhan Olivier Pantaloni terus menekan untuk mencari gol penyeimbang, meski upaya dari Mohamed Amoura dan Gauthier Hein masih belum mampu menyulitkan kiper Lyon, Remy Descamps.
Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-70. Keito Nakamura, yang baru masuk ke lapangan kurang dari 10 menit, diganjar kartu merah langsung akibat mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai Mohamed Abdelmonem.
Unggul jumlah pemain, Nice langsung mengurung pertahanan Lyon. Wahi nyaris mencetak gol kedua, tetapi sundulannya kembali digagalkan oleh tiang gawang. Nice terus menggempur hingga masa injury time. Wahi sempat menggetarkan jala gawang Lyon dan melakukan selebrasi emosional, namun gol tersebut dianulir akibat posisi offside yang sangat tipis.
Kekalahan ini menghentikan tren kebangkitan Nice dan menahan mereka di posisi ke-13 klasemen. Sementara itu, kemenangan kelima dari enam laga terakhir melawan tim asal Cote d’Azur tersebut membawa Lyon mengoleksi 14 poin. Lyon menjadi salah satu dari empat tim yang mengumpulkan poin sama di papan atas, namun keunggulan selisih gol membawa mereka berhak menduduki posisi puncak klasemen sementara Ligue 1. (Flash Score/Z-2)
