
Pelatih kepala Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memilih untuk melihat sisi positif setelah timnya dipaksa menyerah 2-3 oleh Persita Tangerang pada pekan kelima BRI Super League 2026/27. Laga yang berlangsung di Stadion Internasional Banten, Sabtu (17/10), tersebut menjadi akhir dari tren positif Macan Kemayoran di awal musim.
Kekalahan ini memutus rekor sempurna Persija yang sebelumnya berhasil menyapu bersih empat kemenangan beruntun. Meski kecewa, Shin Tae-yong menilai hasil ini merupakan momentum penting bagi timnya untuk melakukan evaluasi mendalam.
“Karena lawan mencetak gol ke gawang kami lewat serangan balik, kesalahan dari pihak kami memang cukup besar. Namun, karena bola itu bulat, kami tidak bisa memenangkan segalanya,” ujar Shin Tae-yong sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Minggu (18/10).
Pelatih asal Korea Selatan tersebut menambahkan bahwa kekalahan ini memberikan ruang bagi tim pelatih dan pemain untuk memikirkan kembali strategi dan kesiapan tim. “Justru kekalahan ini patut disyukuri karena memberi kami kesempatan untuk memikirkan kembali tim kami. Kami harus mempersiapkan diri lebih baik lagi karena situasi seperti ini bisa saja terjadi di setiap pertandingan ke depannya,” imbuhnya.
Jalannya Pertandingan yang Sengit
Pertandingan berlangsung dramatis sejak peluit pertama dibunyikan. Persita Tangerang mengejutkan tim tamu melalui gol cepat Luquinhas pada menit ke-5 yang membobol gawang Nadeo Argawinata. Persija merespons dengan cepat pada menit ke-18 melalui Fabio Calonego. Pemain tersebut melepaskan sepakan kaki kiri akurat yang mengubah skor menjadi 1-1.
Memasuki babak kedua, Persita kembali memimpin lewat aksi Rayco Rodriguez pada menit ke-61. Persija yang terus menekan akhirnya mendapatkan peluang emas melalui titik putih. Alexander Jeremejeff yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-74, membuat kedudukan kembali imbang 2-2.
Petaka bagi Persija datang di masa injury time. Saat laga tampak akan berakhir imbang, Aleksa Andrejic mencetak gol kemenangan bagi Persita pada menit ke-90+5, sekaligus memastikan tiga poin bagi tuan rumah.
Evaluasi Pertahanan dan Klasemen
Shin Tae-yong menyoroti kegagalan anak asuhnya dalam membongkar pertahanan rapat Persita. Ia juga mengakui bahwa lawan tampil dengan determinasi yang lebih tinggi dalam laga tersebut.
“Hari ini, kegagalan kami menembus dinding pertahanan lawan tampaknya menjadi penyebab kekalahan kami. Di sela-sela pertandingan, ada situasi di mana pertandingan tidak berjalan semestinya. Bagian ini terasa cukup mengecewakan. Namun, saya pikir para pemain Persita bertarung lebih keras daripada kami,” tutur Shin.
Hasil minor ini membuat Persija gagal memperlebar jarak di puncak klasemen. Meski masih bertengger di peringkat pertama dengan koleksi 12 poin, posisi mereka kini terancam. Macan Kemayoran hanya unggul tipis satu poin atas Dewa United Banten FC dan Persita Tangerang yang membuntuti di posisi kedua dan ketiga.
Pada laga selanjutnya Persija Jakarta akan berusaha bangkit saat menjamu Arema FC pada laga pekan keenam yang dijadwalkan berlangsung Rabu (21/10) pukul 19.00 WIB. (Ant/E-3)
