
Penerima Grand Baznas Awards 2026 kategori Muzaki Individu Teladan, Yuanita Rohali, mengajak masyarakat Muslim meningkatkan literasi zakat agar memahami kewajiban berzakat secara lebih menyeluruh, termasuk cara menghitung zakat atas harta yang dimiliki.
Menurut Yuanita, pemahaman mengenai zakat tidak cukup hanya sebatas mengetahui kewajiban membayar zakat dari penghasilan rutin. Masyarakat juga perlu mempelajari ketentuan zakat atas harta sesuai syariat Islam.
“Jadi sebenarnya yang sangat penting itu kita sebagai umat Islam harus selalu menuntut ilmu karena dari situ kita jadi tahu apa yang menjadi kewajiban kita, dan dari situ diharapkan dengan meningkatnya literasi zakat di masyarakat Indonesia, jumlah muzakinya akan bertambah,” kata Yuanita dalam keterangan resmi, Sabtu (17/10).
Ia menilai, peningkatan pemahaman masyarakat berpotensi memperluas basis muzaki sekaligus meningkatkan penghimpunan zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Diharapkan dengan meningkatnya literasi zakat di masyarakat Indonesia, jumlah muzakinya akan bertambah dan jika kita tahu cara menghitung yang benar, nilai zakat yang bisa dikumpulkan oleh Baznas bisa menjadi lebih besar,” ujarnya.
Yuanita menyampaikan pandangan tersebut setelah menerima penghargaan kategori Muzaki Individu Teladan dalam ajang Grand Baznas Awards 2026 di Jakarta.
Selain mendorong peningkatan literasi, ia berharap Baznas terus menjaga amanah dalam menyalurkan zakat kepada delapan golongan penerima atau asnaf sesuai ketentuan syariat Islam. Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Grand Baznas Awards 2026. Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan kepada muzaki, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kewajiban berzakat. (E-3)
