
TIM SAR Gabungan melanjutkan pencarian Veronica Beatrix Jessica, 23, yang hilang setelah kapal wisata KM Feronia tenggelam di perairan Pulau Tatawa, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/10).
Memasuki hari kedua operasi, Rabu (14/10), sebanyak 63 personel dikerahkan untuk menyisir perairan dan merencanakan penyelaman guna menemukan korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan persiapan operasi dimulai pukul 06.00 Wita melalui pengarahan personel dan pengecekan peralatan. Pada pukul 07.00 Wita, tim bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan sejumlah armada laut.
Armada yang dikerahkan meliputi Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos SAR Manggarai Barat, Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Lanal dan KSOP Labuan Bajo, serta Sea Rider KP Bima milik Polair Baharkam Polri. Pencarian juga didukung KP Mengkudu milik Polres Manggarai Barat, Speedboat Waikiko 1 dan Waikiko 2, serta Speedboat Elrora.
“Pada hari kedua ini, Tim SAR Gabungan merencanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan. Selain penyisiran di permukaan laut, tim juga merencanakan penyelaman untuk mendukung upaya pencarian terhadap satu orang yang masih dalam pencarian,” kata Fathur.
KM Feronia merupakan kapal wisata tradisional berukuran 51 gross tonnage (GT) yang mengangkut 30 orang, terdiri atas lima anak buah kapal (ABK) dan 25 penumpang. Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Marina menuju Dermaga Pulau Rinca pada Selasa (13/10).
Sekitar pukul 14.30 WIita kapal dilaporkan melintasi pusaran arus laut di perairan Pulau Tatawa hingga posisinya miring, terbalik, dan tenggelam. Sebanyak 29 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sedangkan Veronica masih dalam pencarian.
Operasi SAR melibatkan personel Pos SAR Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, KSOP Labuan Bajo, Satpolair Polres Labuan Bajo, Gahawisri, P3KOM, dan Polair Baharkam Polri. Tim melanjutkan pencarian melalui penyisiran permukaan laut dan merencanakan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. (Z-2)
