
PARE adalah jenis sayuran berbuah dengan nama ilmiah Momordica charantia yang dikenal memiliki rasa pahit khas dan banyak digunakan dalam masakan Indonesia. Pare termasuk keluarga Cucurbitaceae atau labu-labuan, yang juga mencakup mentimun, labu, dan melon.
Sayuran ini memiliki bentuk lonjong dengan permukaan kulit berbintil atau berkerut. Pare umumnya berwarna hijau, tetapi dapat berubah menjadi kekuningan ketika matang.
1. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah
Pare mengandung senyawa aktif yang diteliti karena potensinya dalam memengaruhi metabolisme glukosa. Beberapa penelitian awal menunjukkan pare mungkin membantu mengendalikan kadar gula darah.
2. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Kandungan serat dalam pare membantu mendukung fungsi saluran pencernaan. Serat berperan dalam menjaga keteraturan buang air besar dan membantu mencegah sembelit.
3. Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh
Pare mengandung vitamin C yang berperan dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini juga membantu pembentukan kolagen dan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
4. Menangkal Radikal Bebas
Pare mengandung berbagai senyawa antioksidan, termasuk vitamin C dan senyawa fenolik. Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas.
5. Mendukung Kesehatan Jantung
Pola makan yang kaya sayuran dan serat dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Pare dapat menjadi salah satu pilihan sayuran untuk melengkapi pola makan tersebut.
6. Membantu Menjaga Berat Badan
Pare relatif rendah kalori dan mengandung air serta serat. Karakteristik ini membuat pare cocok dimasukkan ke dalam menu makan yang beragam dan seimbang.
7. Mendukung Kesehatan Kulit
Vitamin C dalam pare berperan dalam pembentukan kolagen, yaitu protein yang membantu menjaga struktur dan elastisitas kulit.
8. Membantu Memenuhi Kebutuhan Folat
Pare mengandung folat atau vitamin B9 yang diperlukan tubuh untuk pembentukan DNA dan pembelahan sel.
9. Mendukung Kesehatan Tulang
Pare menyediakan sejumlah vitamin dan mineral yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh. Konsumsi sayuran sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi untuk menjaga kesehatan tulang.
10. Mendukung Metabolisme Tubuh
Pare mengandung sejumlah vitamin B, termasuk folat, yang terlibat dalam proses metabolisme dan pembentukan sel.
11. Membantu Menjaga Kesehatan Mata
Pare mengandung sejumlah zat gizi yang mendukung kesehatan tubuh, termasuk vitamin yang berperan dalam fungsi normal sel. Akan tetapi, pare bukan sumber utama vitamin A yang dibutuhkan untuk menjaga penglihatan.
12. Menambah Asupan Sayuran Harian
Salah satu manfaat pare yang paling jelas adalah membantu menambah variasi sayuran dalam menu sehari-hari. Pare dapat diolah menjadi berbagai hidangan, seperti tumis pare, pare isi, sup, atau campuran sayur lainnya.
Pare merupakan sayuran rendah kalori yang mengandung serat, vitamin C, folat, dan senyawa antioksidan. Konsumsinya dapat membantu melengkapi pola makan sehat, mendukung pencernaan, serta memenuhi kebutuhan zat gizi harian. (Z-4)
Sumber: hellosehat, siloamhospital
