
PT PLN (Persero) masih menelusuri penyebab listrik padam atau blackout di Batam yang mengganggu pelayanan kepada masyarakat. PLN menyebut gangguan pada salah satu transformator menjadi pemicu pemadaman, sementara evaluasi terhadap perawatan infrastruktur kelistrikan akan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik.
“Sedang kami telusuri secara seksama dan kita tidak menutup kemungkinan berbagai alasan, mana yang harus kita improve,” kata Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/10).
Suroso menjelaskan, pertumbuhan ekonomi yang baik turut mendorong peningkatan permintaan listrik. Kondisi itu menjadi sinyal positif, tetapi harus diimbangi dengan keandalan sistem dan pemeliharaan infrastruktur yang memadai.
Ia mengakui masih ada aspek operasional PLN yang perlu diperbaiki, termasuk dalam pemeliharaan fasilitas kelistrikan di Batam. Gangguan pada salah satu transformator sebelumnya menyebabkan pemadaman yang berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, PLN akan meninjau kembali sistem pemeliharaan untuk memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga seiring meningkatnya kebutuhan energi, termasuk di Batam.
Terkait pemulihan pasokan, Suroso menyatakan kondisi kelistrikan Batam telah kembali normal. Sementara itu, pemulihan di Bintan masih berlangsung.
“Sudah pulih per hari ini hampir semuanya sudah pulih, Batam sudah pulih 100% dan Bintan sebagian menyusul,” ujarnya.
Kompensasi
Mengenai kemungkinan kompensasi bagi pelanggan yang terdampak, Suroso mengatakan PLN akan mengevaluasi durasi pemadaman untuk menentukan apakah kompensasi dapat diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sesuai dengan peraturan yang ada, jika padamnya melebihi jumlah jam tertentu yang harus kami cek, ada mekanisme tersebut. Tapi pada saat ini yang penting prioritas pertama kita adalah memulihkan kembali pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, evaluasi kompensasi belum dilakukan karena PLN masih memprioritaskan pemulihan layanan setelah gangguan yang terjadi pada hari sebelumnya. Peninjauan akan dilakukan setelah proses pemulihan selesai. (H-4)
