Raul Fernandez Mengamuk, Bezzecchi: Maaf, tapi Dia yang Menyenggol Saya
Raul Fernandez mengacungkan jempol ke arah Marco Bezzecchi.(Crash)

Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, menyampaikan permohonan maaf atas kemarahan rekan setimnya, Raul Fernandez, menyusul insiden tabrakan di Tikungan 1 pada sesi Sprint Race Moto GP Mandalika. Meski demikian, Bezzecchi menegaskan bahwa kejadian tersebut murni merupakan insiden balap (racing incident).

Insiden bermula saat Fernandez yang memulai balapan dari posisi pole bersaing ketat dengan Bezzecchi di barisan depan. Saat memasuki zona pengereman Tikungan 1, keduanya dikejutkan oleh manuver agresif dua pembalap Ducati, Marc Marquez dan Fabio di Giannantonio. Ketika Marquez melakukan pengereman mendadak untuk menghindari bagian belakang motor Di Giannantonio, Bezzecchi bereaksi serupa. Namun, pergerakan tersebut justru menyebabkan kontak yang menjatuhkan roda depan Fernandez.

Akibatnya, kedua pembalap Aprilia tersebut terjatuh dan gagal menyelesaikan balapan MotoGP Mandalika. Fernandez, yang terlihat memberikan tepuk tangan sarkastik dari area gravel, dilaporkan mengalami cedera patah jari akibat insiden tersebut.

Pembelaan Marco Bezzecchi

Berbicara kepada media di Mandalika, Bezzecchi menjelaskan bahwa situasi di awal balapan sangatlah padat dan sulit diprediksi.

“Ini hanya insiden balap. Saat start, kita semua sangat dekat. Sering kali Anda harus sedikit menyesuaikan jalur balap, dan itulah yang saya coba lakukan untuk menghindari Marc,” ujar Bezzecchi.

Terkait kemarahan Fernandez, Bezzecchi mengaku menyesal namun tetap pada pendiriannya.

“Jika Raul marah, saya minta maaf, tapi sejujurnya, dia yang menyenggol saya! Saya tidak bisa menghilang begitu saja, dan dia pun tidak bisa. Saya tidak ingin membuang energi untuk masalah ini dan ingin fokus pada balapan besok,” tambahnya.

Bezzecchi juga mengungkapkan bahwa bos tim Aprilia, Massimo Rivola, sepakat bahwa kejadian tersebut merupakan insiden balap biasa. “Marc menyalip, saya menegakkan motor, dan saat itu Raul sudah sangat dekat dan menyentuh roda belakang saya sedikit, sehingga saya jatuh dan dia juga jatuh. Apa lagi yang bisa saya lakukan secara berbeda?” tuturnya.

Kekecewaan Raul Fernandez

Di sisi lain, Raul Fernandez meluapkan kekecewaannya dan menilai tindakan Bezzecchi tidak profesional. Ia merasa Bezzecchi terlalu fokus untuk berada di depan saat pengereman tanpa mempertimbangkan keberadaan pembalap lain.

“Kami berdua pembalap Aprilia dan memiliki kecepatan yang sedikit di depan yang lain, tapi dia hanya fokus mendorong saya keluar dari kerb saat pengereman. Dengan begitu, dia membuka pintu bagi dua Ducati. Saya merasa sangat buruk untuk tim dan Aprilia,” tegas Fernandez.

Dampak di Klasemen

Insiden ini memberikan dampak signifikan bagi posisi Bezzecchi di klasemen. Meski masih menempati peringkat ketiga di Kejuaraan Dunia MotoGP, ia kini tertinggal 59 poin dari pemimpin klasemen baru, Marc Marquez. Bezzecchi mengakui situasi perebutan gelar juara kini menjadi lebih berat dibandingkan sebelumnya.

Sementara itu, rekan setim Bezzecchi lainnya, Jorge Martin, harus puas finis di posisi keempat setelah mengalami kendala tekanan ban yang membuatnya kehilangan posisi terdepan, ditambah kesalahan kecil di akhir balapan yang membuatnya kehilangan dua posisi lagi. (E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *