Pengiriman Barang Retail Tumbuh 14%, Kebutuhan Logistik Masyarakat Terus Naik
Petugas tengah menaikkan barang ke truk KAI Logistik (Kalog).(Dok.Kalog)

BISNIS angkutan barang retail menunjukkan pertumbuhan positif pada triwulan III 2026. Volume pengiriman melalui layanan Kalog Express mencapai sekitar 21.423 ton, atau menjadi capaian tertinggi dibandingkan dua triwulan sebelumnya. 

Capaian tersebut meningkat sekitar 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sekitar 18.711 ton. Pertumbuhan ini sekaligus menunjukkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang ditopang konektivitas jaringan kereta api.

VP Commercial KAI Logistik (Kalog) Ferdian Pardosi kemarin memaparkan pertumbuhan volume angkutan retail menjadi indikator positif bagi perkembangan bisnis perusahaan.

“Pertumbuhan volume angkutan retail pada triwulan III menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik terus berkembang. Hal ini menjadi peluang bagi kami untuk terus memperkuat KALOG Express, baik dari sisi jaringan, kapasitas maupun kemudahan akses bagi pelanggan,” jelasnya.

Ferdian menyebut, kinerja triwulan III turut ditopang aktivitas pengiriman sepanjang September 2026. Pada periode tersebut, KALOG Express mengelola sekitar 6.798 ton barang retail. Paket menjadi komoditas terbesar dengan kontribusi sekitar 64% atau 4.339 ton. Pengiriman sepeda motor menyusul dengan kontribusi 32% atau sekitar 2.186 ton. Sisanya berasal dari pengiriman hewan, dokumen, dan komoditas retail lainnya.

“Dari sisi jumlah kiriman, KalogExpress mencatat pertumbuhan sekitar 15% pada triwulan III. Jumlah barang yang dikelola meningkat dari 847.660 koli pada periode yang sama tahun lalu menjadi sekitar 971.795 koli. husus pada September, tercatat 254.962 kiriman paket, 13.370 unit sepeda motor, dan 16.709 ekor hewan. Pengiriman sepeda motor pada bulan tersebut menjadi capaian tertinggi sepanjang tahun berjalan,” terangnya.

Menurut Ferdian, peningkatan tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengiriman kendaraan antarkota. Pertumbuhan aktivitas logistik juga dibarengi perluasan akses layanan. Hingga akhir September 2026, Kalog Express telah memiliki 300 service point yang tersebar di berbagai wilayah. Perluasan titik layanan tersebut ditujukan untuk mendekatkan akses logistik kepada masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antara titik penerimaan barang dan jaringan distribusi berbasis kereta api.

“Pengembangan layanan tidak hanya berfokus pada peningkatan volume angkutan, tetapi juga penguatan integrasi layanan dari hulu hingga hilir. Kami terus mengembangkan jaringan Kalog Express dengan mengintegrasikan jaringan kereta api bersama layanan first mile dan last mile. Dengan integrasi tersebut, masyarakat dapat memiliki pilihan pengiriman yang semakin fleksibel sesuai dengan kebutuhannya, baik untuk paket, sepeda motor, hewan maupun komoditas retail lainnya,” tandasnya.

Ferdian menambahkan, untuk memperluas akses sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan, layanan tersebut juga menghadirkan promo pengiriman menuju Bandar Lampung sepanjang Oktober 2026. Promo itu memberikan diskon 30% untuk pengiriman paket dan 25% untuk pengiriman sepeda motor dari seluruh service point KALOG Express menuju Bandar Lampung. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemudahan dan daya saing layanan sekaligus mendukung pergerakan logistik dari Pulau Jawa menuju Sumatra melalui konektivitas transportasi berbasis kereta api.(E-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *