
JARAK pandang di Kota Batam, Kepulauan Riau, turun hingga 2-3 kilometer akibat kabut asap, Rabu (7/10/2026). Pada pukul 15.00 WIB. Adapun konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 98,9 mikrogram per meter kubik. Sementara asap yang terdeteksi merupakan kiriman dari wilayah Sumatra dan Kalimantan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengatakan kondisi udara kabur di Batam dipengaruhi kiriman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah lain.
“Adanya kiriman asap karhutla dari wilayah lain,” katanya, Rabu (7/10).
Menurut dia, kondisi dengan jarak pandang 2-3 kilometer perlu diwaspadai, terutama oleh masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan dan pengguna kendaraan.
Data pemantauan BMKG menunjukkan konsentrasi PM2.5 juga masih tinggi. Pada pukul 09.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat 88,5 mikrogram per meter kubik, kemudian meningkat menjadi 98,9 mikrogram per meter kubik pada pukul 15.00 WIB.
Kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara di Batam belum membaik meski aktivitas masyarakat tetap berlangsung. Partikel PM2.5 berukuran sangat kecil sehingga dapat terhirup hingga saluran pernapasan bagian dalam.
BMKG memperkirakan kondisi udara kabur masih berpotensi terjadi hingga malam dan dini hari. Suhu udara Batam diprakirakan berkisar 26–33 derajat Celsius, dengan kondisi atmosfer yang belum sepenuhnya mendukung hilangnya kabut asap.
Rayi mengatakan BMKG belum dapat memastikan kapan kabut asap akan berakhir. Pergerakan asap sangat bergantung pada kondisi angin dan perubahan cuaca di wilayah sumber maupun Batam.
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih buruk. Warga yang harus beraktivitas di luar disarankan menggunakan masker, sedangkan pengguna kendaraan diminta meningkatkan kewaspadaan karena jarak pandang dapat berkurang akibat kabut asap.
Kabut asap kiriman tersebut menunjukkan dampak karhutla tidak hanya dirasakan wilayah yang menjadi lokasi kebakaran. Asap yang terbawa lintas wilayah kini turut memengaruhi jarak pandang dan kualitas udara di Batam. (H-4)
