
KEMENTERIAN Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok terus memantau perkembangan situasi banjir yang melanda Bangkok dan sejumlah wilayah sekitarnya. Hingga Senin (28/9), otoritas terkait melaporkan satu warga negara Indonesia (WNI) terdampak oleh bencana hidrometeorologi tersebut di Tailan.
Direktur Jenderal Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemenlu, Heni Hamidah, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut diterima melalui saluran hotline KBRI Bangkok. WNI yang bersangkutan sempat terjebak di dalam hotel tempatnya menginap akibat akses jalan di sekitar lokasi tergenang luapan air.
“KBRI Bangkok telah berkomunikasi dengan yang bersangkutan dan memastikan bahwa kondisinya aman,” ujar Heni saat memberikan konfirmasi pada Senin (28/9/2026).
Puluhan Ruas Jalan Bangkok Tergenang
Berdasarkan data resmi dari Bangkok Metropolitan Administration (BMA) per Minggu, 27 September pukul 11.40 waktu setempat, banjir masih menggenangi sedikitnya 36 ruas jalan utama di Bangkok. Ketinggian air di wilayah-wilayah terdampak tersebut tercatat berada di atas 15 sentimeter, sehingga mengganggu akses transportasi dan pergerakan warga.
Kendati demikian, situasi cuaca diprediksi akan membaik dalam beberapa hari ke depan. Badan Pengembangan Teknologi Geo-Informatika dan Antariksa Tailan (GISTDA) memproyeksikan bahwa risiko curah hujan lebat akan mulai menurun pada periode 29 hingga 30 September, sehingga genangan banjir diharapkan dapat berangsur-angsur surut.
Berikut adalah data ringkas terkait situasi banjir dan sebaran WNI di Tailan berdasarkan laporan resmi Kemenlu RI:
| Indikator Data | Keterangan / Jumlah |
|---|---|
| Jumlah WNI Terdampak Banjir | 1 Orang (Kondisi Aman) |
| Total Estimasi WNI di Tailan | ± 2.500 Orang |
| Jumlah Ruas Jalan Tergenang (Data BMA) | 36 Ruas Jalan |
| Ketinggian Air Rata-rata | Di atas 15 Sentimeter |
| Nomor Kontak Darurat KBRI Bangkok | +66 92 903 1103 |
Imbauan Keamanan bagi 2.500 WNI
Heni menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 2.500 WNI yang menetap dan tersebar di berbagai wilayah Tailan, termasuk di kawasan metropolitan Bangkok dan sekitarnya. Guna mengantisipasi dampak buruk yang lebih luas, Kemenlu RI bersama KBRI Bangkok terus menjalin komunikasi intensif dengan komunitas-komunitas warga Indonesia setempat.
KBRI Bangkok juga telah mengeluarkan rilis imbauan resmi yang meminta seluruh WNI untuk tetap waspada dan melakukan langkah-langkah preventif sebagai berikut:
- Menghindari wilayah-wilayah yang teridentifikasi terdampak banjir parah.
- Memantau dan memeriksa kondisi serta akses jalan terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan.
- Tidak memaksakan diri berkendara atau melintasi jalanan yang tergenang air tinggi.
- Menyiapkan perlengkapan darurat mandiri untuk mengantisipasi potensi hujan lebat susulan.
Pemerintah Indonesia meminta seluruh warga negara di Tailan untuk selalu mematuhi instruksi dan arahan dari otoritas keselamatan setempat. Bagi WNI yang memerlukan bantuan darurat atau terdampak langsung oleh situasi banjir ini, diharapkan segera menghubungi saluran penanganan cepat KBRI Bangkok di nomor +66 92 903 1103. (Ant/I-1)
