Wahana DAVINCI NASA Lolos Uji Suhu Ekstrem Atmosfer Venus
Wahana DAVINCI NASA.(Dok. Magnific)

MISI NASA untuk mengungkap rahasia planet Venus memasuki babak baru yang krusial. Wahana penurun (descent probe) DAVINCI dilaporkan berhasil melewati serangkaian pengujian suhu ekstrem, membuktikan ketangguhannya sebelum diterjunkan ke lingkungan neraka di planet tetangga Bumi tersebut.

Wahana DAVINCI NASA, yang merupakan singkatan dari Deep Atmosphere Venus Investigation of Noble gases, Chemistry, and Imaging, dirancang untuk membedah komposisi atmosfer Venus hingga ke permukaannya. Misi ini memikul tugas besar: mencari jawaban mengapa Venus berkembang menjadi planet yang sangat panas, sementara Bumi menjadi tempat yang mendukung kehidupan.

Simulasi Panas 465 Derajat Celsius

Berdasarkan data pengujian di fasilitas pemanas Bedford, Pennsylvania, model rekayasa wahana ini dipaparkan pada suhu mencapai 869 derajat Fahrenheit atau sekitar 465 derajat Celsius. Angka ini disesuaikan dengan kondisi nyata yang akan dihadapi wahana saat menembus atmosfer tebal Venus.

Tim pengembang menjalankan simulasi ini sebanyak enam kali. Setiap siklus dirancang untuk meniru durasi penurunan wahana selama 55 hingga 60 menit. Untuk memastikan keamanan komponen internal, lebih dari 100 sensor suhu dipasang guna memantau perangkat keras yang mensimulasikan instrumen ilmiah asli.

Wahana DAVINCI menggunakan cangkang berbahan titanium yang kuat namun ringan. Material ini dipilih untuk melindungi instrumen sensitif dari tekanan atmosfer Venus yang luar biasa tinggi dan suhu yang mampu melelehkan timah.

Misi Pengambilan Gambar dan Analisis Kimia

Selain ketahanan fisik, aspek pencitraan juga menjadi fokus utama. Pada Juni 2026, tim peneliti telah melakukan simulasi pengambilan gambar menggunakan helikopter di Utah. Uji coba ini bertujuan memastikan sistem kamera mampu merekonstruksi permukaan Venus secara tiga dimensi, khususnya di wilayah pegunungan Alpha Regio.

Selama proses penurunan nanti, DAVINCI tidak hanya mengambil gambar resolusi tinggi, tetapi juga menghirup gas atmosfer melalui saluran khusus. Instrumen di dalamnya akan menganalisis:

  • Komposisi kimia dan molekul atmosfer.
  • Tekanan dan kecepatan angin.
  • Variasi suhu di berbagai lapisan atmosfer.

Menuju Fase Pengembangan Berikutnya

Keberhasilan uji panas ini menjadi lampu hijau bagi NASA untuk melanjutkan ke fase pengembangan berikutnya. Dengan validasi bahwa sistem perlindungan mampu menjaga instrumen ilmiah tetap berfungsi di bawah tekanan panas ekstrem, harapan untuk memahami sejarah geologi Venus semakin terbuka lebar.

Para ilmuwan berharap data dari DAVINCI dapat menjelaskan evolusi planet berbatu dan memberikan petunjuk apakah Venus di masa lalu pernah memiliki air atau kondisi yang lebih ramah bagi kehidupan. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, misi ini akan menjadi tonggak sejarah baru dalam eksplorasi tata surya. (NASA Science/H-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *