Strategi Baru Periklanan, Membangun Koneksi Brand Lewat Layar Digital Interaktif
Ilustrasi(Istimewa)

PERKEMBANGAN media luar ruang atau Out-of-Home (OOH) semakin mengarah pada penggunaan teknologi digital untuk menciptakan interaksi yang lebih dekat dengan audiens. Media iklan tidak lagi hanya mengandalkan visibilitas, tetapi juga dirancang untuk menjadi bagian dari pengalaman masyarakat di ruang publik.

Perkembangan tersebut terlihat dari peluncuran Iconic Pacific Place LED oleh City Vision di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (25/9). Media Digital Out-of-Home (DOOH) tersebut memiliki luas lebih dari 1.000 meter persegi dan mengusung konsep 3 Layered LED.

Pacific Place berada di kawasan yang mempertemukan aktivitas bisnis, retail, hospitality, teknologi, mobilitas, kuliner, dan entertainment. Kondisi tersebut menjadi konteks bagi pengembangan layar digital yang dapat digunakan brand untuk menghadirkan konten secara lebih interaktif dan real-time.

Co-Founder & Co CEO City Vision Meyrick Sumantri mengatakan, media di ruang publik perlu memberikan nilai lebih terhadap pengalaman masyarakat di perkotaan.

“City Vision percaya bahwa kehadiran media di ruang publik seharusnya bisa menambah nilai pada pengalaman seseorang di kota. Iconic Pacific Place LED kami hadirkan sebagai ruang yang memungkinkan brand menciptakan momen yang relevan dengan gaya hidup audiensnya, bukan hanya tampil, tetapi juga berinteraksi, membangun koneksi, dan menjadi bagian dari pengalaman urban yang sedang berlangsung,” ujar Meyrick.

Konsep layered LED pada layar tersebut juga dirancang untuk memberikan dimensi visual sekaligus menonjolkan fasad Pacific Place. Dengan desain tersebut, layar diharapkan dapat menjadi salah satu landmark visual baru di kawasan SCBD.

Peluncuran Iconic Pacific Place LED turut diisi diskusi bertajuk “Beyond Visibility: How Brands Win Through Experiences” yang melibatkan Savoria, Samsung, dan BYD. Diskusi tersebut membahas perkembangan strategi brand dalam membangun pengalaman konsumen melalui inovasi, gamifikasi, dan pemanfaatan DOOH.

Dari sisi eksekusi, sesi diskusi tersebut disiarkan secara langsung melalui Iconic Pacific Place LED sehingga layar menjadi bagian dari rangkaian pengalaman peluncuran.

Interaksi dengan audiens juga dilakukan melalui gameshow partisipatif bersama sejumlah brand yang hadir. Dalam seremoni peluncuran, City Vision menghubungkan layar ponsel tamu dengan LED secara real-time melalui Interactive Launch Moment.

Co-Founder & Co CEO City Vision Juliana Kumala mengatakan, perubahan perilaku audiens membuat brand perlu mempertimbangkan pengalaman yang tercipta dari sebuah komunikasi, bukan hanya tingkat keterlihatannya.

“Di tengah audiens yang menerima begitu banyak pesan setiap hari, sekadar terlihat tidak lagi cukup. Brand perlu menciptakan brand moment, sebuah titik ketika pesan tidak hanya dilihat, tetapi benar-benar dirasakan dan dialami dalam konteks yang relevan,” ujar Juliana.

Menurut dia, pengalaman yang melibatkan audiens dapat membuat pesan lebih mudah diperhatikan dan berpotensi menciptakan koneksi yang lebih panjang dengan konsumen, terutama ketika pengalaman tersebut kemudian direkam, dibagikan, atau dibicarakan kembali.

Bagi City Vision, perkembangan OOH dan DOOH membuka ruang bagi brand untuk hadir di tengah aktivitas masyarakat dengan pendekatan yang lebih kontekstual. Media tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kategori, mulai dari consumer, teknologi hingga mobilitas.

Melalui Iconic Pacific Place LED, City Vision menyatakan ingin memperluas pengembangan ekosistem OOH yang lebih inovatif dan adaptif terhadap dinamika aktivitas perkotaan. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *