
KEBUTUHAN air bersih kini menjadi hal yang harus diperjuangkan oleh warga akibat kekeringan yang terus melanda, menyebabkan sumur-sumur warga semakin mengering. Kondisi ini salah satunya dirasakan oleh masyarakat di RT 01 RW 02, Desa Babakan Cikao, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Warga Desa Babakan Cikao yang tengah kesulitan mendapatkan air bersih akhirnya dapat bernapas lega untuk sementara waktu. Hal ini menyusul adanya bantuan air bersih yang disalurkan oleh jajaran Polres Purwakarta guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kemarau panjang.
Bantuan tersebut diberikan untuk mengatasi keterbatasan pasokan air akibat cuaca kering yang berlangsung cukup lama. Kondisi ini menyebabkan sumber air warga, termasuk sumur gali maupun sumur bor, mengalami penurunan debit air yang signifikan hingga mengering total.
Selain menyalurkan bantuan air, personel Polres Purwakarta juga turun langsung berinteraksi dengan warga. Mereka memastikan proses pendistribusian berjalan dengan tertib sehingga bantuan dapat diterima secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kapolres Purwakarta, AKBP Febri Nurzam, menyatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial yang sedang dihadapi warga.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar. Ketika masyarakat mengalami kesulitan akibat kekeringan, kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kondisi yang dihadapi warga. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghemat air dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Febri, Kamis (24/9).
Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa kondisi kekeringan ini harus menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk mulai menerapkan pola penggunaan air secara hemat. Ia juga mengimbau warga untuk menjaga sumber-sumber air tetap bersih serta menghindari aktivitas yang dapat memperburuk kerusakan lingkungan selama musim kemarau.
“Polres Purwakarta akan terus mendorong kehadiran personel di tengah masyarakat sebagai bagian dari pelayanan dan kepedulian terhadap berbagai kondisi yang dihadapi warga,” pungkasnya. (H-2)
