Tim Gabungan Masih Cari Satu Korban Hilang Banjir Solok
Personel Brimob Polda Sumbar melakukan pembersihan material banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026)(ANTARA FOTO/Fitra Yogi)

TIM gabungan hingga kini masih terus berjibaku melakukan pencarian terhadap satu orang korban yang dilaporkan hilang akibat terjangan banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Rabu (23/9).

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, mengungkapkan bahwa bencana alam tersebut sebelumnya menyebabkan dua orang warga dinyatakan hilang. Namun, satu korban di antaranya telah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Rabu.

“Satu sudah ditemukan dan sudah dimakamkan, sementara satu lagi masih dalam pencarian,” ujar Jon Firman Pandu dikutip dari Antara, Rabu (23/9).

Ia menjelaskan, tim gabungan yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, Kejaksaan, balai terkait, serta elemen masyarakat masih melakukan penyisiran intensif di sejumlah titik terdampak. Cakupan area pencarian saat ini telah diperluas hingga sekitar satu kilometer ke arah hilir dari lokasi awal bencana.

Menurutnya, penanganan darurat dampak banjir bandang terus digeber secara sinergis. Hingga saat ini, seluruh pihak diklaim bekerja secara terpadu tanpa menemui kendala berarti di lapangan.

Di sisi lain, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, menyatakan bahwa pihaknya menyiagakan penuh ratusan personel TNI untuk membantu proses evakuasi, pembersihan wilayah terdampak, hingga menjangkau kawasan-kawasan yang sempat terisolasi akibat material lumpur dan kayu.

Prajurit TNI juga difokuskan untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah yang belum tersentuh penanganan maksimal. Apabila eskalasi penanganan memerlukan kekuatan tambahan, pihak TNI telah menyiapkan cadangan personel dari wilayah Jambi yang siap digeser sewaktu-waktu ke Kabupaten Solok.

Selain tenaga evakuasi, TNI turut mengerahkan fasilitas pendukung berupa mobil penjernih air (reverse osmosis / RO) guna menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat di kampung-kampung terdampak yang mengalami keterbatasan akses akibat putusnya infrastruktur.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Solok juga bergerak cepat memulihkan fasilitas pemerintahan dan pelayanan publik agar aktivitas pelayanan dasar kepada masyarakat dapat segera pulih di tengah upaya pemulihan kawasan pascabencana. (Ant/P-4)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *