Kolaborasi Sosial Sasar Pemulihan Gempa di Flores dan Edukasi Anak di Medan
Kegiatan sosial dengan melibatkan sektor swasta, komunitas, dan organisasi sosial digelar di Flores, Nusa Tenggara Timur, dan Medan, Sumatra Utara.(Upbit)

Kegiatan sosial dengan melibatkan sektor swasta, komunitas, dan organisasi sosial digelar di Flores, Nusa Tenggara Timur, dan Medan, Sumatra Utara. Kegiatan tersebut menyasar kebutuhan yang berbeda, mulai dari dukungan bagi masyarakat terdampak gempa hingga penyediaan ruang belajar dan edukasi keselamatan bagi anak-anak.

Di Flores, kegiatan yang berlangsung pada 5 September 2026 diarahkan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa. Sementara di Medan, kegiatan pada 20 September 2026 berfokus pada pembelajaran dan edukasi keselamatan bagi anak-anak yang belajar di lingkungan pinggir jalan.

CEO Upbit Indonesia Resna Raniadi mengatakan, keterlibatan perusahaan di Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui edukasi dan pengembangan ekosistem aset digital, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Bagi kami, tumbuh di Indonesia juga berarti tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Upbit ingin berkontribusi tidak hanya melalui edukasi aset digital, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kemanusiaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Resna.

Dukungan Pemulihan Pascagempa di Flores

Di Flores, Upbit Indonesia berkolaborasi dengan Yayasan Andaru Selaras (YAS) untuk memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak gempa sekaligus membantu penyaluran bantuan kepada kelompok yang membutuhkan. Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kabupaten Manggarai. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, sekitar 47.840 warga mengungsi dan 17.108 rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

Di sejumlah titik pengungsian, masyarakat masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih, fasilitas sanitasi, penerangan, perlengkapan tidur, serta kebutuhan khusus bagi perempuan, bayi, dan keluarga. Bantuan yang disalurkan mencakup sejumlah kebutuhan dasar, antara lain selimut, matras, terpal, hygiene kit, dignity kit, baby kit, dukungan penyediaan air bersih, serta paket pangan keluarga.

Dukungan juga diberikan untuk pemulihan psikososial. Upbit Indonesia bersama Yayasan Andaru Selaras menghadirkan sesi Tension & Trauma Release Exercises (TRE) yang dipandu fasilitator bersertifikat bagi penyintas, relawan, serta petugas yang terlibat langsung dalam penanganan bencana.

“Pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik. Dukungan psikososial juga memiliki peran penting untuk membantu penyintas maupun relawan melalui proses pemulihan, membangun kembali rasa aman, dan secara bertahap kembali menjalani aktivitas sehari-hari,” jelas Resna.

Ruang Belajar dan Edukasi Keselamatan di Medan

Sementara itu, kegiatan di Medan menyasar kebutuhan pendidikan dan keselamatan anak. Pada 20 September 2026, Upbit Indonesia berkolaborasi dengan Heart2Hand.Project melalui program Volunteer Batch 5 bertema A Day to Teach, Inspire & Share Joy. Kegiatan tersebut menghadirkan ruang belajar bagi anak-anak yang belajar di lingkungan pinggir jalan. Sebanyak 30 relawan dan 30 anak berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Empat petugas pemadam kebakaran turut terlibat dalam sesi edukasi mengenai keselamatan dan pencegahan risiko kebakaran. Anak-anak juga diperkenalkan dengan profesi pemadam kebakaran dan mengikuti sejumlah permainan interaktif.

Selain memberikan pengetahuan mengenai keselamatan, kegiatan tersebut diarahkan untuk mendorong kreativitas, rasa percaya diri, kepedulian, dan semangat belajar anak melalui aktivitas edukatif.

“Kami ingin ikut menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menciptakan pengalaman positif bagi anak-anak. Harapannya, kegiatan ini dapat membantu menumbuhkan rasa percaya diri, rasa ingin tahu, serta semangat mereka untuk terus belajar,” kata Resna.

Membuka Ruang Kolaborasi

Dua kegiatan tersebut memiliki sasaran berbeda, tetapi sama-sama menempatkan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah sebagai dasar dukungan. Di Flores, bantuan diarahkan pada kebutuhan dasar dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. Adapun di Medan, kegiatan berfokus pada pendidikan, keselamatan, dan pengalaman belajar bagi anak-anak.

Melalui kegiatan tersebut, Upbit Indonesia menyatakan akan memperluas keterlibatannya dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, di samping aktivitas literasi dan edukasi aset digital.

“Ke depan, kami ingin terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai komunitas dan organisasi sosial agar kontribusi Upbit Indonesia dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, baik melalui edukasi, pengembangan komunitas, maupun kegiatan kemanusiaan,” tutup Resna. (E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *