
AULIA Sarah dan Yoriko Angeline akan beradu akting dalam film horor berjudul Pirunduk. Film horor garapan sutradara Billy Christian ini terinspirasi dari mitos urban legend dari tanah Kalimantan, tentang ilmu menundukkan masyarakat dan orang di sekitar.
Aulia Sarah memerankan Siti, seorang istri yang menggunakan ilmu pirunduk. Sementara itu, Yoriko memerankan Ratih, yang menjadi istri muda. Bagi Aulia, yang sukses bersama Badarawuhi di Desa Penari, memiliki tantangan baru di horor ini. Sementara bagi Yoriko, justru menjadi nostalgia karena ia bisa kembali ke tanah kelahirannya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“Ini adalah film yang paling menantang yang pernah aku terima. Karakterku, Siti, banyak dimensinya. Tantangan lainnya adalah karena aku tinggal di Jakarta, aku harus belajar bahasa Banjar, dan membawa perahu jukung,” ujar Aulia Sarah saat konferensi pers di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, (24/9).
“Ini adalah mimpi aku bisa memerankan karakter yang ceritanya berasal dari tanah kelahiranku. Aku lahir dan besar di Banjarmasin. Pindah ke Jakarta saat kelas 6 SD. Bahasa Banjar pun aku tidak pernah lepas, meski sudah lama tinggal di sini. Yang bikin nostalgia saat syuting adalah ketika aku naik jukung, di pasar jukung. Karena dulu saat SD juga nemenin Mama,” ungkap Yoriko.
Film Pirunduk akan tayang mulai 22 Oktober di bioskop. Film Pirunduk berlatar tahun 1980-an, yang mengisahkan hidup Siti, perempuan yang nekat menempuh jalur ilmu hitam demi tampil menawan dan menundukkan hati Badarudin. Namun, harga dari kecantikan semu itu harus dibayar mahal oleh Siti, sang suami, hingga menjadi mimpi buruk bagi seluruh warga desa.
“Pirunduk ini bisa dikatakan mitos, urban legend, tapi dalam dunia nyata masih terjadi di masyarakat kami di Kalimantan Selatan. Dan ilmu pirunduk ini sudah lama ada. Sebagian yang menggunakan ilmu ini ada di daerah hulu sungai dan pedalaman. Kalau orang dulu menyebutnya mati jadi hantu, dan itu yang menjadi inspirasi film ini,” ujar produser Budi Ismanto. (H-3)
