
KOMANDAN Resor Militer (Danrem) 042 Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, selaku Pelaksana Harian Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi, melaporkan bahwa jumlah titik api yang mengancam hutan dan lahan di wilayah tersebut mulai berkurang pada Rabu (23/9).
Nyamin memperkirakan penurunan jumlah titik api ini berkaitan erat dengan turunnya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur sebagian wilayah Jambi sepanjang Selasa kemarin. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan karena api belum sepenuhnya padam di sejumlah titik krusial.
Berdasarkan pemantauan Posko Satgas Karhutla, titik api masih terdeteksi di beberapa kawasan pesisir timur Jambi. Lokasi tersebut mencakup Desa Labuhan Pering dan Desa Rantau Rasau Desa di Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjungjabung Timur.
Kawasan yang terbakar di kedua desa tersebut berada di lahan gambut Taman Nasional Berbak dan Sembilang, yang berdekatan dengan perbatasan Jambi-Sumatra Selatan. Selain itu, titik api juga terpantau di lahan gambut sekitar Parit Culum, Tanjungjabung Timur, yang berdekatan dengan Hutan Lindung Gambut Londerang.
“Titik-titik api tersebut sepanjang Rabu ini masih dalam proses pemadaman oleh Tim Satgas Karhutla, baik melalui jalur darat maupun upaya water bombing dari udara,” jelas Nyamin.
Kualitas Udara masih Buruk
Kendati titik api berkurang dan cuaca di Kota Jambi terpantau cerah sejak pagi hingga siang hari, kualitas udara di wilayah tersebut belum menunjukkan perbaikan signifikan. Berdasarkan data Stasiun Pemantau Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kantor Wali Kota Jambi hingga Rabu petang, angka ISPU masih berada di atas 100, yang masuk dalam kategori tidak sehat.
Kondisi udara tidak sehat juga dilaporkan terjadi di wilayah Kabupaten Tanjungjabung Timur. Sementara itu, situasi lebih mengkhawatirkan terpantau di Kabupaten Muarojambi. Sepanjang Rabu, kualitas udara di wilayah tersebut masih berlabel merah atau masuk dalam kategori sangat tidak sehat.
- Titik api berkurang pascahujan Selasa (22/9).
- Fokus pemadaman: Kecamatan Sadu dan sekitar Hutan Lindung Gambut Londerang.
- Status Udara: Kota Jambi (Tidak Sehat), Muarojambi (Sangat Tidak Sehat). (I-2)
