Dugaan Keracunan MBG di Karo Terjadi Lagi, Kali Ini di Kecamatan Payung
Salah satu korban diduga keracunan di Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumut.(MI/Yosep Pencawan)

DUGAAN gangguan kesehatan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Karo, Sumatra Utara. Kali ini, lima siswa dan seorang guru SMP Negeri Satu Atap 2 Payung, Desa Gurukinayan, Kecamatan Payung, mengalami mual dan pusing setelah mengonsumsi makanan MBG, Senin (21/9).

Keenam orang tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Payung untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Karo Junedy Tarigan membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan, kelima siswa yang mengalami keluhan kesehatan berasal dari kelas VII, VIII, dan IX.

“Ada lima murid terdampak dan satu guru sekolah,” ungkapnya, Selasa (22/9).

Dua siswa yang mengalami keluhan berasal dari kelas VII, satu siswa dari kelas VIII, sedangkan dua lainnya merupakan siswa kelas IX. Setelah mendapat informasi mengenai kejadian itu, Junedy mengaku langsung mendatangi sekolah.

Camat Payung Harun Surbakti juga membenarkan adanya kejadian ini. Dia juga mengaku sudah mendatangi Puskesmas Payung melihat kondisi para korban.

Menurut Harun, para siswa dan guru tersebut mengeluhkan pusing serta mual. Namun pihaknya belum dapat memastikan apakah keluhan itu disebabkan oleh keracunan makanan.

Kondisi para korban kemudian dilaporkan membaik setelah mendapat penanganan medis. Berdasarkan informasi dari Puskesmas Payung, kata dia, seluruh korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah.

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Karo Adella Pasaribu mengatakan pihaknya juga telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

Adella menyebut keluhan yang dialami para siswa untuk sementara diduga berkaitan dengan gangguan pencernaan. Namun, dia memastikan kondisi para siswa telah membaik dan mereka sudah kembali ke rumah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, makanan MBG yang dikonsumsi para siswa berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karo Payung Batukarang. SPPG tersebut dikelola Yayasan Mitra Pangan Sejati dengan ID SPPG 6SLHXZGM.

Menu yang dibagikan kepada para siswa terdiri dari nasi putih, dori katsu, tempe goreng, curry kentang dan wortel, serta buah pisang.

Dalam informasi kandungan gizi menu tersebut tercantum energi sebesar 727,25 kilokalori, protein 35,23 gram, lemak 17,17 gram, karbohidrat 113,38 gram, dan serat 3,23 gram.

Kejadian di Kecamatan Payung menambah daftar kasus gangguan kesehatan yang terjadi setelah mengonsumsi MBG di Kabupaten Karo.

Sebelumnya, pada Kamis (13/8), sebanyak 268 pelajar dari sejumlah sekolah di Kecamatan Berastagi dan Kabanjahe juga harus mendapatkan perawatan medis setelah mengalami berbagai keluhan kesehatan usai menyantap MBG.

Jumlah terbesar berasal dari SMA Negeri 1 Berastagi yang mencapai 204 siswa. Kemudian SMK Swasta Bersama sebanyak 40 siswa dan SMA Swasta Bersama sebanyak 25 siswa. Selain itu, terdapat siswa dari SMP Negeri 3 Kabanjahe dan SMP Swasta Bersama.

Para pelajar saat itu mengalami sejumlah gejala, mulai dari mual, pusing, muntah, gatal pada bagian mulut dan kulit, hingga keluhan yang lebih berat seperti sesak napas dan kejang. (YP/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *