Cuaca Jawa Tengah: 14 Daerah Berpotensi Hujan Ringan, Waspada Rob
Kawasan Dataran Tinggi Dieng pada sore diselimuti awan tebal pertanda hujan akan turun pada malam ini.(Dok pribadi)

HUJAN ringan berpeluang mengguyur 14 daerah di Jawa Tengah mulai Jumat (18/9) malam hingga Sabtu (19/9) dini hari. Selain potensi hujan, masyarakat juga diminta mewaspadai fenomena air laut pasang (rob) serta gelombang tinggi yang mencapai 2,5 meter di perairan utara dan selatan Jawa Tengah.

Secara umum, cuaca di Jawa Tengah diprediksi berawan pada Jumat (18/9) hingga Sabtu (19/9) pagi. Namun, hujan ringan berpotensi turun di 14 wilayah, khususnya di kawasan pegunungan, dataran tinggi bagian tengah, dan jalur Pantura. Kondisi ini membuat cuaca terasa lebih hangat meski musim kemarau masih berlangsung.

“Sedia payung sebelum hujan bagi warga yang beraktivitas dan bepergian pada malam hari, karena hujan ringan berpeluang di sebagian Jawa Tengah,” ujar Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani, Risca Maulida, Jumat (18/9) malam.

Daftar Daerah Berpotensi Hujan

Berdasarkan data BMKG, berikut daerah yang berpeluang mengalami hujan ringan pada malam hingga dini hari:

  • Purwokerto
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Wonosobo
  • Mungkid
  • Klaten
  • Ungaran
  • Temanggung
  • Kendal
  • Slawi
  • Brebes
  • Magelang
  • Bumiayu
  • Ambarawa

Sementara itu, daerah lain di Jawa Tengah diprediksi berawan sepanjang malam. Angin bertiup dari arah timur laut ke barat daya dengan kecepatan 3-20 kilometer per jam.

Suhu udara berkisar antara 14-30 derajat celsius dengan kelembaban udara 70%-95%. Risca juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob

Di sektor perairan, gelombang tinggi antara 1,25 hingga 2,5 meter masih berlangsung. BMKG meminta warga yang beraktivitas di laut untuk tetap waspada, terutama saat kecepatan angin melebihi 15 knot, karena berisiko bagi pelayaran kapal nelayan dan tongkang.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Retna Swasti Karini, menjelaskan bahwa gelombang tinggi di perairan utara meliputi kawasan Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa, hingga Pati-Rembang. Di perairan selatan, kewaspadaan berlaku mulai dari wilayah Cilacap hingga Purworejo.

Selain gelombang tinggi, ancaman banjir rob juga mengintai dengan ketinggian maksimum 0,9 meter yang diprediksi terjadi pada pukul 02.00-07.00 WIB. Warga di kawasan pesisir Pantura, mulai dari Pekalongan hingga Rembang, diminta bersiaga.

“Banjir rob di kawasan pesisir tersebut dapat mengganggu aktivitas warga, mulai dari transportasi, proses bongkar muat barang di pelabuhan, hingga sektor budidaya perikanan darat,” pungkas Retna. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *