
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Sabtu, 29 Agustus 2026.
Berdasarkan pemantauan dinamika atmosfer terkini, terdapat sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik utara Papua Nugini yang membentuk sejumlah daerah konvergensi dan konfluensi.
Kondisi tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Papua Tengah dan Papua Selatan.
Berikut Prakiraan Cuaca Hari ini
Pulau Sumatra
- Hujan Ringan: Medan, Padang
- Cerah Berawan/Berawan/Berawan Tebal: Banda Aceh, Tanjung Pinang, Bengkulu, Pangkal Pinang
- Udara Kabur: Pekanbaru, Jambi, Palembang
- Asap/Kabut: Bandar Lampung
Pulau Jawa
- Cerah Berawan/Berawan/Berawan Tebal: Sebagian besar wilayah Jawa
Pulau Bali dan Nusa Tenggara
- Cerah Berawan/Berawan/Berawan Tebal: Denpasar, Mataram, Kupang
Pulau Kalimantan
- Cerah Berawan/Berawan/Berawan Tebal: Samarinda
- Udara Kabur: Pontianak, Palangkaraya
- Asap/Kabut: Banjarmasin
- Hujan Ringan: Tanjung Selor
Pulau Sulawesi
- Cerah Berawan/Berawan/Berawan Tebal: Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado
- Hujan Ringan: Mamuju
- Udara Kabur: Ambon
Wilayah Timur Indonesia
- Hujan Sedang: Nabire
- Hujan Ringan: Jayapura, Jayawijaya, Merauke
- Cerah Berawan/Berawan/Berawan Tebal: Ternate, Manokwari
- Udara Kabur: Ambon
- Asap/Kabut: Sorong
Analisis Dinamika Atmosfer
Berdasarkan analisis pemantauan cuaca BMKG, sirkulasi siklonik terpantau terbentuk di Samudra Pasifik utara Papua Nugini. Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di perairan utara Papua Nugini serta di sekitar pusat sirkulasi.
Selain itu, daerah perlambatan angin atau konvergensi lainnya diperkirakan terbentuk mulai dari Sumatera Selatan hingga Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara hingga Laut Sulawesi, serta Maluku hingga Laut Seram.
Sementara itu, daerah pertemuan angin atau konfluensi juga diperkirakan terbentuk di Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Laut Filipina, Laut Banda, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Arafuru, hingga Samudra Pasifik utara Papua.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik serta sepanjang wilayah konvergensi dan konfluensi.
Peringatan Dini & Kesiapsiagaan
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia. BMKG meminta masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Papua Tengah dan Papua Selatan.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah lainnya. Masyarakat di daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan dampak yang ditimbulkan, terutama bagi aktivitas luar ruangan dan perjalanan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi jarak pandang di wilayah yang berpotensi mengalami udara kabur, asap, maupun kabut.
Pastikan Anda selalu memperbarui informasi cuaca terverifikasi melalui website resmi BMKG di www.bmkg.go.id atau melalui akun media sosial resmi @infoBMKG.
Sumber: BMKG
